Pria Ini Tega Menyodomi lalu Penggal Kepala Siswa SD

BNews—NASIONAL—Pelaku mutilasi bocah Sekolah Dasar berhasil diringkus petugas kepolisian. Pelaku inisial A, 35 ini membunuh dan memutilasi korban dimana sebelumnya disodomi.

Sebelumnya diberitakan ditemukan jasad siswa SD berusiah 12 tahun tanpa kepala di Desa Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan Kalimantan Tengah. Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyidikan, pelaku kejahatan keji ini berhasil diamankan. Dimana pelaku merupakan warga yang masih satu kampung dengan korban dan telah berkeluarga serta memiliki tiga anak.

Kepala Bidang Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan mengatakan pelaku telah mengakui semua perbuatannya. “Dia juga sudah ditetapkan tersangka atas kasus pembunuhan sadis ini,” katanya.

Hendra menjelaskan, kronologi pembunuhan ini bermula saat korban bertemu pelaku di daerah perkebunan dekat kolam kawasan pertambangan tanpa izin (PETI) pada Selasa 3 Desember 2019 sore. Ketika kondisi sepi muncul niat jahat pelaku dan langsung memukul tengkuk leher siswa SD tersebut hingga pingsan.

“Saat korban pingsan, pelaku melakukan pelecehan seksual tadi (sodomi). Setelah puas, dia buang tubuh korban ke PETI. Lebih sadisnya, pelaku menghilangkan bagian tubuh korban (kepala),” paparnya.

Kemudian hasil pengembangan berdasarkan informasi masyarakat, ini bukan pertama kali kejahatan yang dilakukan tersangka. Sebelumnya tersangka diduga pernah terlibat kasus serupa.

Loading...

“Informasi yang kami terima seperti itu, namun masih akan didalami juga dengan ahlinya,” imbuh Hendra.

Selain penetapan tersangka, polisi juga telah menemukan barang bukti bagian tubuh korban yang hilang. Pelaku mengubur kepala korban dan pisau yang digunakan untuk menggorok di daerah bangunan sarang burung walet.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal berlapis dengan ancaman penjara seumur hidup hingga hukuman mati. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: