Pria Meninggal di Sawah, Dievakuasi Petugas Ber-APD di Sleman

BNews—SLEMAN— Warga di perbatasan Trimulyo dengan Kecamatan Turi, Sleman, Jogjakata digegerkan dengan penemuan seorang pengendara motor yang meninggal di ladang persawahan. Dugaan sementara, korban yang ditemukan dalam posisi telungkup itu meninggal akibat kecelakaan tunggal.

Kepala Kepolisian Sektor Sleman Komisaris Polisi Sudarno membenarkan penemuan mayat yang menggemparkan warga. Ia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (6/4) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dugaan sementara, korban tewas usai mengalami kecelakaan tunggal hingga terperosok ke sawah sejauh satu meter dari jalan raya. Sementara korban baru bisa dievakuasi sekitar pukul 17.00 WIB untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Jogjakarta.

”Korban belum bisa diidentifikasi. Termasuk ada tidaknya luka pada tubuh korban, karena belum ada yang berani menyentuh,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan ditengah epidemi korona, pihak berwajib bekeja sama dengan Satuan Petugas Covid-19 untuk melakukan evakuasi. Sekitar pukul 17.00 WIB, Satgas Covid-19 datang lengkap dengan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menyemprot disinfektan ke tubuh korban. Selanjutnya dibawa ke rumah sakit.

Korban ditemukan meninggal dalam posisi telungkup.

”Karena baru dievakuasi korban masih dalam penyelidikan. Menunggu hasil dari Satgas Covid-19. Unsur yang tergabung ada Polres, TNI, satgas kecamatan, TRC, PMI dan relawan lainnya,” ungkapnya.

Loading...

Sudarno mengaku identitas korban masih misterius. Namun dilihat dari plat nomor polisi yang dikendarai korban, diduga warga Purwodadi, Jawa Tengah. Petugas masih melakukan penyelidikan atas peristiwa itu.

Diketahui, seorang pengendara bermotor terperosok ke sawah bersama motornya Satria nopol K 5303 AW. Korban ditemukan warga yang melintas dalam posisi badan telungkup. Saat itu korban menggunakan celana kain hitam, tas ransel hitam dan sepatu pantofel hitam. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: