Protokol Kesehatan Di Pasar, Toko Swalayan dan Mall Hadapi New Normal di Jateng

BNews–SEMARANG– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berproses untuk mempersiapkan memasuki masa new normal. Termasuk di sektor pasar, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mereka mengeluarkan Surat Edaran ke wilayahnya.

Surat Edaran Nomor 440/2090 dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan ditunjukan kepada Kepala Dinas yang membidangi pasar rakyat dan perdagangan Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Hal itu tentang Petunjuk Teknis Pedoman Bagi Masyarakat Bidang Perdagangan Dalam Rangka Persiapan Menuju Pemulihan Bencana Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam surat tersebut berisikan tiga point atau tempat penting dengan penjabaran masing-masing. Dan SE tersebut ditanda tangani Kepala Dinas Perindustrian dan Perdangan Provinsi Jawa Tengah, M. Arif Sambodo pada tanggal 16 Juni 2020.

Dan berikut Tiga lokasi atau point penting dalam Surat Edaran tersebut :

A.Pasar rakyat yang menjual barang kebutuhan pokok masyarakat, pada saat beroperasi wajib menerapkan protokol Kesehatan yang ketat. Yakni :

1.) Mewajibkan pengelola Pasar Rakyat agar membentuk fim Gugus Tugas penanganan COWD- 1 9 di wilayahnya;

2) Sebelum pasar dibuka, dilakukan dengan screening awal untuk memastikan suhu tubuh seluruh pedagang, pengelola pasar dan organ pendukungnya dibawah 37,8 derajat celcius;

Loading...

3) Memastikan semua pedagang, pengelola pasar dan organ pendukungnya negatif COWD-I9 berdasarkan buKi hasil tes PCN Rapid test yang difasilitasi pemerintah daerah setempat dan Pedagang menggunakan alat pelindung diri (masker, bce shield, sarung tangan, dan khusus unfuk penjual sayur daging/ikan/makanan siap saji/jajan pasar menggunakan celemek dan penutup kepala) selama beraktivitas;

4) Pedagang yang berdagang di pasar rakyat diatur secara bergiliran dengan jarak antar pedagang minimal 1,5 meter;

5) Melarang masuk orang dengan gejala pernafasan seperti batul{flu/sesaknafas;

6) Menjaga kebersihan lokasi berjualan termasuk lapak, los dan kios sebelum dan sesudah aKivitas kegiatan perdagangan;

7) Di area pasar, disiapkan tempat cuci tangan, sabun dan hand sanitizer serta menjaga kebersihan dengan melakukan penyemprotan disinfektan diruangan /lokasi secara berkala setiap 2 (dua) hari sekali;

8) Memelihara bersama kebersihan sarcna umum seperti toilet umum, tempat pembuangan sampah, tempat parkir, lantai/selokan, dan tempat makan sebelum dan sesudah aKivitas kegiatan perdagangan;

9) Mewajibkan pengunjung/pembeli menggunakan masker dan menjaga jarak antrian 1,5 meter serta kontrol suhu tubuh pengunjung dibawah 37,8 derajat celcius;

DOWNLOAD MUSIK-MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

10) Menerapkan pengaturan sirkulasi dan batasan waktu kunjungan serta jumlah pengunjung maksimal 30 % s.d. 50 % dari jumlah kunjungan pada saat kondisi normal atau disesuaikan dengan tingkat pengendalian di masing-masing lokasi dengan menerapkan kontrol yang ketat pada pintu masuk dan pintu keluar yang diatur untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan protokol Kesehatan;

11) Mengatur waKu pemasukan dan pengeluaran barang dagangan dari dan ke Pasar Rakyat oleh pemasok;

12) Mengoptimalkan ruang terbuka-outdoor (tempat parkir dan sebagainya) untuk befiualan dalam rangka phpical disbncing, dengan mengatur jarak antar pedagang dalam rentang minimal 2 meter;

13) Memasang pesan-pesan Kesehatan (cara cuci tangan yang benar, cara mencegah penularan COWD-lg dan etika batuvbersin) di tempat-tempat strategis seperti di pintu masuk pasar, area pedagang atau tempat lain yang mudah diakses;

14) Mengutamakan transaksi jualbeli secara daring dan/atau jarak jauh dengan fasilitas pelayanan pesan-antar; dan

15) Jika melakukan pelanggaran protokol Norma baru dilakukan pembinaan dan pengusulan sanksi administrasi.

B.Toko swalayan (minimarket, supermarket, hypermarket, deprtment store) pada saat beroperasi wajib menerapkan protokol Kesehatan yang ketat. Yakni:

1) Mewajibkan pengelola toko swalayan agar membentuk Tim Gugus Tugas penanganan COVID- I 9 di wilayahnya;

2) Sebelum toko dibuka, dilakukan srening awal untuk memastikan suhutubuh seluruh petugas dan pengelola toko di bawah 37,8 derajat celcius;

3) Memastikan semua petugas dan pengelola toko negatif COWD-I9 berdasarkan buKi hasil tes PCNRapid test yang dilakukan oleh pemilik toko/Dinas Kesehatan setempat dan menggunakan masker, face shield,sarung tangan, khusus di zona daging/ikan/makanan cepat saji diminta mengunakan celemek dan penutup kepala selama beraktivitas;

4) Melarang masuk orang dengan gejala pernafasan seperti batul(flu/sesak nafas;

5) Mewajibkan pengunjung menggunakan masker dan menjaga jarak antrian 1,5 meter serta kontrol suhu tubuh pengunjung di bawah 37,8 derajat celcius;

6) Menerapkan pembabsan jarak pada saat melakukan transaksi pembayaran di kasir 1,5 meter dan paling banyak 10 orang mengutamakan pembayaran non-tunai/uang eleKronik;

7) Di area toko, dlsiapkan tempat cuci tangan, sabun dan handsanltizer serta menjaga kebersihan dengan melakukan penyemprotan disinfektan di ruangan/lokasi secara berkala setiap 2 hari sekali;

8) Mengoptimalkan ruang terbuka (tempat parkir dan sebagainya) untuk berjualan para pedagang kecil dalam rangla physical distancing dengan mengatur jarak antara pedagang dalam rentang minimal 2 meter;

DOWNLOAD MUSIK-MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

9) Menjual barang-barang yang higienis;

10) Menerapkan pengaturan sirkulasi dan batasan warcu kunjungan serta jumlah pengunjung maksimal 30 % s.d’ 50 % dari jumlah kunjungan pada saat kondisi normal atau disesuaikan dengan tingkat pengendalian di masing-masing lokasi dengan menerapkan kontrol yang ketat pada pintu masuk dan pintu keluar yang diatur untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan Protokol kesehatan;

11) Mengutamakan pemesanan barang seera daring dan/atau jarak jauh dengan fasilitas pelayanan pesan-antar;

12) Memasang pesan.pesan Kesehatan (cara cuci tangan yang benar, cara mencegah penularan covid-19, cara batuk bersin) ditempat-tempat strategis seperti di pintu masuk dan area lain yang mudah diakses;

13) Jika melakukan pelanggaran protokol Norma baru dilakukan pembinaan dan pengusulan sanksi administrasi.

C.Mall atau pusat perbelanjaan pada saat beroperasi wajib menerapkan protokol Kesehatan yang ketat. Yakni :

1) Mewajibkan pengelola pusat perbelaniaan/mall agar membentuk Tim Gugus Tugas penanga nan COVID I 9 di wilayahnya;

2) Mewajibkan karyawan sebelum masuk ke tempat kerja melewati Sterillization Chamber/Bilik Antiseptik/sejenisnya dan memastikan suhu tubuh dibawah 37,8 derajat celcius;

3) Memastikan semua petugas/pengelola/karyawan toko negatif COVID-I9 berdasarkan bukti hasil tes PCR/Rapid test yang dilakukan oleh pemilik toko/Dinas Kesehatan setempat Mewajibkan pedagang/karyawan menggunakan masker, face shietd, sarung tangan, khusus di bagian makanan cepat saji diminta menggunakan celemek dan penutup kepala selama beraktivitas;

4) Menjaga kebersihan lokasi berjualan dengan menyemprotkan disinfektan secara berkala;

5) Mewajibkan pembeli menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum masuk mall atau pusat perbelanjaan;

6) Menerapkan pembatasan jarak pada saat melakukan transaksi pembayaran di kasir 1,5 meter dan paling banyak 5 orang mengutamakan pembayaran non-tunai/uang elektronik;

7) Menyediakan tempat cuci tangan di pintu masuk mall atau pusat perbelanjaan;

8) Menerapkan pembatasan jarak antar sesama pembeli yang datang ke mall atau pusat perbelanjaan paling sedikit 1,5 meter;

DOWNLOAD MUSIK-MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

9) Memastikan Kesehatan dan kebersihan pembeli/pengunjung dengan melakukan kontrol suhu tubuh pembeli/pengunjung di bawah 37,8 derajat celcius;

10) Menerapkan pengaturan sirkulasi dan Batasan waktu kunjungan serta jumlah pengunjung maksimal 30o/o s.d. 50o/o dari jumlah kunjungan pada saat kondisi normal atau disesuaikan dengan Ungkat pengendalian di masing-masing lokasi dengan menerapkan kontrol yang ketat pada pintu masuk dan pintu keluar yang diatur untuk mencegah terjadinya kerumunan sesuai dengan protokol Kesehatan;

11) Memisahkan pintu masuk dan pintu keluar bagi pengunjung;

12) Mengutamakan pemesanan barang secara daring dan/atau jarak jauh dengan fasilitas pelayanan pesan-antar;

13) Memasang pesan-pesan Kesehatan (cara cuci tangan yang benar, cara mencegah penularan COVID-19 dan etika batuk bersin di tempat_tempat strategis sepefti di pintu masuk dan area lain yang mudah diakses; dan

14)Jika melakukan peranggaran protokor Norma baru dilakukan pembinaan dan pengusulan sanksi administrasi.

Dan surat tersebut sudah diterima oleh jajaran terkait di tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Tengah. Dan diminta untuk menaati pedoman protokol tersebut. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: