Proyek P4, SMA N 1 Kota Magelang Usung Tema Kearifan Lokal

BNews–MAGELANG-– Sebuah proyek digelar oleh Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Magelang. Proyek tersebut adalah dengan menggelar Projek Penguatan Profil Pancasila (P4).

Kegiatan yang mengusung tema Kearifan Lokal itu digelar di Aula SMAN 1 Magelang, Selasa 7 Februari 2023 pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Acara tersebut diikuti 360 anak dari Kelas X Fase E.

Penanggung jawab acara, Taat Prasetyo menuturkan, P4 bertujuan untuk mengenalkan kesenian rakyat kepada generasi muda.

“Selain itu, siswa juga diajak untuk terjun langsung dalam pelestarian budaya, bukan hanya teori tetapi juga dalam praktek,” katanya.

Sebagai informasi P4 di SMAN 1 Magelang rencananya akan digelar 3 kali dengan tema yang berbeda.

“Pertama sudah 2 Minggu yang lalu temanya Pencegahan Bullying,” kata Taat.

Sedangkan untuk tema ke 3, Taat mengaku belum bisa menyampaikannya. “Masih rahasia, lihat besok dulu saja,” ujarnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Adapun untuk narasumber juga akan berganti sesuai dengan tema. Terkait output dari acara P4, Taat mengatakan, nantinya anak-anak akan menampilkan tarian rakyat yang sudah mereka pelajari.

Pertunjukan para siswa rencananya akan digelar 2 Minggu ke depan di Pendopo Kabupaten Magelang.

“Jadi mereka nanti pentas lengkap, menggunakan rias dan kostum, tariannya bisa memilih sesuai yang diajarkan di P4 ini,” bebernya.

Selama mempersiapkan P4, Taat mengaku tidak menemui kendala yang cukup berarti baik dari segi fisik maupun materi.

“Anak-anak antusias, orang tua mendukung, guru juga aktif, jadi kami bersinergi dengan kompak,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, narasumber P4, Eko Sunyoto menuturkan, mengajarkan kesenian rakyat juga bisa mendekatkan kembali “anak masa kini ” kepada masyarakat.

“Jadi bukan hanya melulu belajar di belakang bangku karena kehidupan yang sebenarnya adalah ketika seseorang bisa berguna bagi orang lain di kehidupan nyata,” katanya.

Tak tanggung-tanggung, pada kegiatan P4, Eko Sunyoto mengajarkan 10 tarian rakyat khas Magelang kepada para siswa.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Adapun 10 tarian yang diajarkan yakni Soreng, Topeng ireng, Kubro, Jaranan, Warokan, Kuntulan, Lenggeran, Gatholoco, Gedruk/grasak
dan Jalantur.

Selama mengajar, Eko Sunyoto dibantu 2 instruktur aktivis kesenian rakyat Magelang, Priyo Nugroho dan Dedi Kurniawan.

Eko Sunyoto yang sudah bergelut di dunia kesenian rakyat lebih dari 40 tahun itu mengaku senang melihat antusiasme anak-anak saat menari.

“Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mau belajar dan melestarikan kesenian rakyat ini, Magelang kan sebenarnya potensial,” ujarnya.

Pendiri Sanggar Tari KinnaraKinnari itu menuturkan, dirinya tidak menemui kesulitan dalam mengajarkan kesenian rakyat kepada siswa di SMAN 1 Magelang.

“Siswa cepat menangkap dan kuncinya senang dulu, ketika sudah ada minat, maka akan lebih cepat dalam berproses,” katanya.

Sementara itu, seorang siswa yang ikut P4, Nazwa Agni Maulidya (15) mengaku senang dengan adanya program ini.

“Sebelumnya saya sudah sering menari, Soreng dan topeng Ireng, jadi begitu mendengar ada P4 dengan tema ini langsung minat,” jelasnya.

Nazwa mengatakan, meski lelah melompat-lompat selama acara, waktu 4 jam untuk acara P4 rasanya kurang.

“Nggak kerasa soalnya kegiatannya banyak, bukan cuma mendengarkan presentasi tentang sejarah dan seluk beluk kesenian rakyat di Magelang, tapi ada prakteknya,” katanya.

Ia juga akan mempersiapkan pertunjukan hasil P4 mendatang dengan maksimal. “Nanti mau ngajari teman-teman, agar narinya besok kompak,” imbuhnya.

Nazwa berharap, acara serupa juga bisa digelar kembali ke depannya sehingga dia bisa mendapat pengalaman dan ilaru tentang kesenian rakyat. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!