Putuskan Nikah Pada Usia Matang, Berikut Beberapa Keuntungan yang Didapatkan

BNews—MAGELANG— Menikah merupakan salah satu momen penting bagi diri seseorang. Tak sedikit yang berpendapat bahwa orang yang menikah di usia muda, akan banyak memiliki keuntungan dibanding orang yang memutuskan menikah pada usia, katakanlah, memasuki kepala tiga.

Dimana usia kepala tiga dianggap sebagai usia matang seseorang. Dengan hal itu, apakah artinya seseorang yang memutuskan menikah di usia matang akan lebih banyak memiliki kerugian?

Bila kamu percaya bahwa setiap orang memiliki waktu yang tepat untuk menikah, maka yakinlah bahwa pendapat tersebut tidak benar.

Menikah pada saat usiamu matang bisa dianggap merugikan bila kamu hanya fokus pada kekurangannya, begitupun sebaliknya. Ketika kamu memandang pada kelebihannya maka itu bisa dianggap keuntungan.

Terkait hal itu, ada beberapa keuntungan bila kamu memutuskan menikah pada usia matang. Yuk simak, seperti yang dirangkum BorobudurNews.com dari berbagai sumber:

DPD PKS Magelang Ramadhan

Finansial Lebih Mapan

Usia matang memang tak menjamin kondisi finansial seseorang akan lebih baik. Namun usia matang, biasanya akan membuat seseorang berfikir lebih realistis dari sebelumnya.

Kamu lebih memahami bahwa berumah tangga tidak hanya membutuhkan rasa cinta, namun juga materi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesadaran semacam itu, membuat seseorang yang berusia matang cenderung termotivasi untuk lebih serius meningkatkan diri secara finansial.

Download Apliksi Borobudur News (Klik Disini)

Emosi Lebih Stabil

Seseorang dikatakan dewasa memang tidak hanya bisa diukur melalui usia. Meski demikian, seseorang dengan usia yang sudah matang cenderung memiliki emosi yang lebih stabil.

Hal ini tentunya sangat dibutuhkan ketika berumah tangga. Sehingga nantinya bila menemui permasalahan, tidak mudah tersulut emosi dan bisa menyelesaikannya dengan kepala dingin.

Semakin Menghargai Komitmen

Kematangan usia telah mengajarkan banyak hal, termasuk memberi tahu bahwa hidup ini bukan hanya untuk main-main saja. Namun juga harus ada keseriusan yang mana salah satunya adalah komitmen terhadap hubungan.

Kesempatan Untuk Membahagiakan Orang Tua

Orang tua pasti bahagia bila anaknya sukses, apalagi kalau bisa membantu perekonomian keluarga. Kamu bisa menikmati masa-masa untuk membahagiakan orang tua.

Bila itu sudah terlaksana dan kamu menikah, kamu pun tak menjadi beban orang tua karena sudah bisa mandiri dari sebelumnya.

Bebas Melakukan Apa yang Dimau

Ketika sudah menikah, kamu akan lebih sulit untuk melakukan apapun yang kamu mau. Apalagi bila sudah memiliki anak.

Sebelum berumah tangga, kamu bisa bebas menentukan karier, melanjutkan pendidikan maupun pergi jalan-jalan kemanapun yang kamu mau. Karena itu, manfaatkan masa lajangmu dengan sebaik mungkin untuk menimba pengalaman sebanyak-banyaknya sebelum memutuskan untuk menikah. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: