Rayakan Hari Jadi, Komunitas Soreng Warga Setuju Magelang Gelar Pentas Sederhana

BNews–MAGELANG– Hari jadi Komunitas Soreng Warga Setuju (SWS) yang ke-58 dirayakan dengan lewat pentas tari soreng. Acara itu berlangsung di Dusun Bandungrejo, Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngablak, Jumat (3/9).

Pentas kali ini berlangsung singkat, mulai tengah hari hingga menjelang petang. Hanya tiga kelompok yang unjuk kebolehan menari soreng, yakni anak-anak, dewasa, dan KKN Universitas Tidar.

Khusus kelompok terakhir, menjadi hadiah perpisahan setelah menjalani KKN selama sebulan di dusun setempat.

Hal itu berbeda dengan pentas tahun-tahun sebelum pandemi mewabah. Durasi penyelenggarannya panjang dan tidak sedikit kelompok, bahkan tarian, yang dipanggungkan.

“(Tiap tahun) menampilkan setiap tarian Warga Setuju. Kalau tidak ada pandemi, sampai sepuluh hari mengadakan itu (pentas),” kata Pelatih SWS Slamet Santoso, 46.

Slamet menuturkan perayaan hari jadi komunitasnya merupakan tradisi tiap bulan Sura. Penentuan waktu pentas mesti lebih dari tanggal 10 Sura dan jatuh pada hari Selasa Kliwon atau Jumat Pahing.

Kemarin, lanjutnya acara tersebut berlangsung tanggal 28 Sura pada Jumat Pahing. Sebelum pentas tergelar, lanjut Slamet, serangkaian ritual wajib dilakukan.

Sehari sebelumnya, tepatnya kala malam hari, sejumlah tokoh masyarakat melakukan ritual di Rawa Peti, mata air di dekat Dusun Bandungrejo.

Pada hari berikutnya, anggota SWS menjamas beberapa perlengkapan tarian, macam kuda-kudaan dalam tari kuda lumping atau jathilan dan kempul, di Rawa Peti.

Bahkan, mereka mandi bersama-sama di sana, tetapi kebanyakan laki-laki. Perempuan raup muka, tangan, atau kaki sekenanya saja.

Beberapa jam sebelum pentas mulai, mereka mengadakan tahlilan dan dipuncaki dengan makan bersama atas berbagai hidangan yang dimasak langsung oleh anggota komunitas. Tersedia mi goreng, tempe bacem, ayam goreng, telur pindang, sepiring nasi putih, dan sebagainya.

“Makanan-makanan itu khusus dari komunitas Warga Setuju, dari dana komunitas. Dan ini yang menyaksikan cuman dari komunitas Warga Setuju karena adanya pandemi,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: