Ribuan Umat Buddha Ikuti Kirab Waisak 2026 dari Mendut ke Borobudur
- calendar_month 0 menit yang lalu

Ribuan umat Buddha melaksanakan prosesi Kirab Waisak dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (31/5/2026). (foto: mta)
BNews–MAGELANG– Ribuan umat Buddha melaksanakan prosesi Kirab Waisak dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (31/5/2026). Ini merupakan rangkaian prosesi jelang puncak perayaan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.
Dalam kirab itu, api abadi dari Mrapen, Grobogan, dan air suci dari Umbul Jumprit Temanggung, juga dibawa di antara barisan umat Buddha.
“Dibawa ke Borobudur sebagai bentuk persembahan. Kirab menuju Candi Borobudur,” kata Biksu Dwiwiya Savhira dari Majelis Mahayana Tanah Suci Indonesia, Minggu (31/5/2026).
Dia menyebut, kirab melambangkan proses perjalanan hidup, jadi kita harus penuh ketika mengalami liku-liku kehidupan. Karena itulah persembahan-persembahan yang ada di altar ini sebagai simbol bekal kita.
“Seperti api atau cahaya. Kita di dalam perjalanan hidup harus mempunyai cahaya yang terang supaya kita tahu mana baik dan buruk. Tentunya di dalam hidup juga harus mempunyai rasa cinta kasih. Nah makanya, air melambangkan memberikan suatu kehidupan. Semua orang membutuhkan air dan dia punya kerendahan hati,” ujarnya.
“Bagi orang yang tidak mempunyai kerendahan hati, orang tidak mempunyai cinta kasih, maka saya yakin hidupnya pasti tidak baik. Pasti hidupnya tidak tenang. Di lingkungan tidak diterima, dan keberuntungan tidak akan datang,” sambungnya.
Oleh karenanya, lanjut Biksu Dwiwiya Savhira, kita harus cukup mempunyai pengetahuan yang cukup tentang bagaimana cara hidup. Dan kita manusia sebagai individu juga berkumpul dengan orang lain.
“Bagaimana berkomunikasi dengan orang lain, kekuatan yang bisa membawa sesuatu yang baik, baik buat diri sendiri maupun orang lain, adalah cinta kasih. Nah, itu tersimbol di dalam pengertian air. Jadi air memberikan kehidupan, ya rendah hati, tidak sombong. Nah, itulah arti dari sebuah air itu,” imbuhnya.
Puncak perayaan Tri Suci Waisak Nasional 2570 BE/2026 akan digelar di Candi Borobudur pada Minggu (31/5/2026) sore hari WIB. Momen detik-detik Waisak akan jatuh pada pukul 15.44.44 WIB. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7




Saat ini belum ada komentar