Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » REKOR !! Lahan 0,3 Meter di Magelang Jadi Tersempit Kena Tol Jogja-Bawen

REKOR !! Lahan 0,3 Meter di Magelang Jadi Tersempit Kena Tol Jogja-Bawen

  • calendar_month Sel, 24 Des 2024

BNews-MAGELANG- Seorang kakek bernama Mulyanto, 58 di Magelang ini harus merelakan lahannya seluas 0,3 meter persegi. Pasalnya lahan tersebut terdampak proyek Tol Jogja-Bawen.

Luasan lahan 0,3 meter persegi milik Mulyanto ini menjadi tanah tersempit sejauh ini yang terdampak proyek nasional tersebut.

Meski demikian, Mulyanto tetap menerima uang ganti rugi (UGR).

Dikutip dari Detik Jateng, kakek tiga cucu ini memiliki tanah seluas 1.100 meter persegi. Lokasinya berada di Dusun Karangtalun, Desa Karangkajen, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Kemudian yang terkena proyek Tol Jogja-Bawen dari 1.100 meter persegi hanya seluas 0,3 meter persegi. Untuk itu, pihaknya menerima UGR sebesar Rp 254.476.

“Yang terkena 30 cm dari luas 1.100 meter persegi. Itu sawah ditanami padi, jagung,” kata Mulyanto dikutip detik jateng (24/12/2024).

Bapak dengan 3 putera ini mengatakan, lahan yang terkena ini keserempet. “Jangan sampai kena semua. Ini satu nggon (lokasi) keserempet,” ujar kakek tiga cucu.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

Saat disinggung UGR yang diterima sebesar Rp 254.476, katanya, bakal diberikan kepada ketiga cucunya.

“(Dari uang ganti Rp 254 ribu digunakan untuk apa?) Untuk jajan cucu. Iya jajan cucu, cuma sedikit (dapat UGR),” katanya seraya tersenyum.

Mulyanto menambahkan, saat awal sosialisasi berpikirnya lahannya tidak terkena. “Kok ternyata terkena 30 cm. Niku namung tampingan (itu hanya bagian pinggir), ” ujar dia.

Hal senada juga dialami Muh Kusen (64). Tanah yang berupa tegalan seluas 2 meter persegi terkena tol. Ia pun menerima UGR sebesar Rp 2.459.033.

“Yang terkena pinggiran. Ini (uang Rp 2,4 juta) buat cucu untuk tambah biaya sunat,” kata dia.

Salah satu cucunya yang berada di Gombong, Kebumen mau sunat. “Buat tambah-tambah untuk cucu sunat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: Pemela

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less