Ribuan Pelajar Demo di Kantor Gubernur Jateng, Ganjar Turut Jadi Orator

BNews—SEMARANG— Peringatan Hari Anti Korupsi sedunia diperingati oleh ribuan pelajar se Jateng dengan menggelar aksi unjuk rasa di halaman Pemprov Jateng. Mengetahui banyaknya massa Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pun ikut andil jadi orator.

“Tadi malam saya mendapat kabar, ada ribuan pelajar yang mau demo melawan korupsi. Saya minta para orator, ayo langsung ke atas panggung,” kata Ganjar di sela sela unjuk rasa pagi tadi (8/12).

Ganjar pun langsung berada dikerumunan 3000 massa pelajar tersebut. Dia mendengarkan satu persatu orator dari kalangan pelajar.

Tak hanya memimpin aksi demo, Ganjar juga mengajak ribuan pelajar itu menempel stiker antikorupsi di sejumlah mobil dinas Pemprov Jateng. Sticker bertuliskan ‘Nek Aku Korupsi, Ora Slamet’ itu ditempel di mobil-mobil pelat merah Pemprov Jateng.

Demo di tengah Car Free Day itu semakin meriah dengan adanya instalasi mosaik. Ribuan kertas warna warni ditempelkan para pelajar dan warga pada sembilan panel. Sebelumnya mereka menuliskan harapan, doa, kritik, dan dukungan untuk pemberantasan korupsi. Sembilan panel itu kemudian digabung membentuk gambar tikus dicoret.

“Saya senang dan bangga pada pelajar yang hebat-hebat ini, mereka menegaskan diri untuk siap menjadi agen anti korupsi. Sejak dini kami ajak mereka untuk terlibat, merasakan, mengkritik bahkan mencaci terhadap hal-hal berbau korupsi,” kata Ganjar.

Ganjar pun menegaskan bahwa para pelajar yang hadir dalam acara tersebut telah resmi menjadi agen antikorupsi. Mereka diminta ikut mengawasi seluruh kegiatan di sekolah, seperti pungutan, pembangunan sarana prasarana hingga di lingkungan masing-masing.

“Anak-anak ini akan menjadi agen saya untuk melawan korupsi. Kepala sekolah dan guru harus bertanggungjawab dalam pengelolaan sekolahnya, karena anak-anak ini akan mengawasi. Maka kami harapkan ke depan, akan tumbuh kesadaran jaga sekolahku, jaga puskesmasku, dan semua akan berintegritas,” tutupnya.

Sementara itu, pantuan di lapangan, sejak pagi para pelajar sudahh memenuhi kawasan Simpanglima Kota Semarang. Sambil berjalan menuju depan kantor Gubernuran, mereka meneriakkan yel-yel anti korupsi dan mengangkat poster-poster berisi tuntutannya.

Poster yang dibawa para pelajar itu berbeda dari poster demo umumnya. Mereka menuliskan kalimat-kalimat unik seperti ‘Jangan Makan Uangku, Makan Saja Mantanku’, ‘Cukup Atiku Sing Ambyar, Negoroku Ojo’, ‘Mending Ketemu Tikus Tanah, Dibanding Tikus Berdasi’, dalam poster-poster mereka.

Sesampainya di depan kantor Gubernuran, ribuan pelajar itu langsung satu komando dan menggelar aksi. Ganjar yang mengenakan kaos putih bertuliskan ‘Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi’ dan berikat kepala dasi merah putih, langsung naik panggung memimpin aksi.

Satu persatu perwakilan pelajar berorasi dengan lantang. Mereka memompa semangat generasi muda untuk melawan segala bentuk praktik korupsi yang telah menyengsarakan nasib rakyat.

DAMAI : 3000 Pelajar se Jateng memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia dengan Aksi Damai. (foto : Humas Pemprov Jateng)

“Kita sebagai generasi muda, mari kita berikhtiar mewujudkan Indonesia dan Jawa Tengah bebas korupsi. Walaupun masih muda, tapi jiwa dan semangat kita membara,” kata Intan Latifah, salah satu orator dari SMAN 1 Purwanegara, Banjarnegara.

“Kalau PNS jadi koruptor, nggak usah ngantor, tapi langsung didor. Koruptor harus dihukum mati,” timpal M Aji Kurniawan, orator dari SMK Negeri Jateng di Pati. (lhr/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: