Ribuan Tabloid Indonesia Barokah Ditunda Pengiriman Oleh Kantor Pos Magelang

RESAH : Bawaslu Kabupaten dan Kota Magelang bertemu dengan Kepala Kantor Pos Pusat Magelang terkait beredarnya Tabloid Inodnesia Barokah (25/1)--(Foto--Istimewa)

RESAH : Bawaslu Kabupaten dan Kota Magelang bertemu dengan Kepala Kantor Pos Pusat Magelang terkait beredarnya Tabloid Inodnesia Barokah (25/1)--(Foto--Istimewa)

BNews—MUNGKID— Ribuan exemplar Tabloid Indonesia Barokah di Magelang Raya akan di Tarik  oleh pihak Kantor Pos Pusat Magelang. Hal tersebut merupakan hasil dari koordinasi antara Bawaslu Kabupaten dan Kota Magelang bersama pihak Kantor Pos pagi ydi (25/1).

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang M Habib Shaleh mengatakan bahwa pihak Kantor Pos Pusat Magelang melalui Kepala Kantornya di Kota Magelang yakni Samsu Panitis, disebutkan pihaknya telah menerima 800 paket (2400) eksemplar pada tahap I yang diterima pada minggu terakhir. “Sebagian memang sudha terdistribusikan ke msjid dan pondok pesantren wilayah Magelang Raya,” ungkapnya.

 

Menurut informasi dari pihak kantor pos bahwa masih  akan ada dua tahap pengiriman lebih besar lagi dari Bekasi. “Kami himbau ke pihak Kantor Pos untuk menunda pengiriman ke alamat yang dituju, sambil menunggu hasil kajian dewan pers selesai terkait Tabloid Indonesia Barokah ini,” imbuhnya.

 

“Kami juga harap dengan adanya kejadian seperti ini untuk kami minta ke masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi. Dan kami minta kepada seluruh takmis masjid dan pondok pesantren di Magelang jika sudah terlanjur menerima paketan tersebut agar disimpan terlebih dahulu,” tegasnya.


 

“Jika penerima merasa resah dengan kiriman tabloid tersebut bisa dititipkan ke Panwas Kecamatan setempat,” pungkasnya. (bsn)

error: Content is protected !!