Sambut KSPN Borobudur Polres Gandeng Pesma Wujudkan Pamswakarsa

BNews–MUNGKID– Polres Magelang berkomitmen mendukung program super prioritas Borobudur. Terutama terkait bidang keamanan.

Sebagai salah satu upaya penguatan program KSPN Borobudur Polres Magelang menggelar saresehan dengan para pelaku wisata di Magelang. Tujuannya mensinergikan program kamtibmas secara swakarsa.

Hadir dalam kegiatan itu, grup Pesona Magelang yang dihuni para pelaku wisata. Sebagai narasumber Kapolres Magelang AKBP Pungky Buwana dan Kepala Disparpora Kabupaten Magelang Iwan Sutiarso.

Kapolres Magelang, AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan acara ini digelar dengan tujuan menuju Magelang Gemilang. “Hal ini guna mendukung program Presiden Jokowi dalam menjadikan Borobudur menjadi super prioritas tahun 2020-2024. Magelang ini nanti ada jalan tol dan jalur kereta api hidup kembali, wisata akan semakin ramai,” katanya.

Borobudur juga menjadi prioritas keamanan. Karena Borobudur merupakan simbol tidak hanya Magelang tetapi Indonesia.

“Oleh sebab itu keamanan extra juga kami terapkan di Borobudur. Keamanan lingkungan juga sangat penting peran serta masyarakat maupun pegiat wisata,”  imbuhnya.

Kenapa swakarsa, sejauh mana keamanan TNI Polri menjaga keamanan jika tidak didukung kekondusifitasan masyarakat. “Jumlah anggota keamanan jauh sedikit dari jumlah penduduk Magelang. Jadi peran masyarakat dan semua unsur di Magelang dangat dibutuhkan dalam keamanan,” paparnya.

Kapolres berharap para pegiat wisata juga menciptakan keamanan di lingkungannya ada atau tidak ada wisatawan yang datang. “Hal ini karena potensi ancaman terhadap keamanan di Magelang itu tetap ada. Oleh sebab itu mari kita jaga bersama keamanan lingkungan kita, termasuk lokasi wisata,” harapnya.

“Saya juga berharap Polisi Magelang menjadi contoh wilayah lain dalam stabilitas keamanan secata swakarsa. Wisata Magelang semakin maju pesat dengan sinergitas bersama, dan masyarakatnya menjadi sejahtera,” tandasnya.

Sementara Kadisparpora Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso menyampaikan  apresiasinya terhadap kegiatan sarasehan tersebut. “Memang pariwisata tidak bisa berdiri sendiri, harus bergandengan dengan sektor lain. Hal ini termasuk peran TNI Polri dalam hal keamanan,” ungkapnya.

Dijelaskannya juga, di Kabupaten Magelang terdapat perda yang mengatur para pegiat wisatanya. “Antara lain mereka harus menjaga keamanan dan  kenyamanan pengunjung,” imbuhnya.

Di Magelang juga dikenal adanya 3 A yakni atraksi, amenitas dan akses. “Para pegiat wisata tentunya paham semua. Dan tambah lagi adanya Sapta Pesona, dimana atas sendiri yakni unsur Keamanan,” paparnya.

“Jadi hal ini sesuai pesan Kapolres tadi bahwa jika tidak aman makan tidak ada wisatawan masuk. Aman ini termasuk lokasi, bentuk, sarana, prasaran, dan keadaan lingkungan,” ujarnya.

Dan mitigas bencana juga termasuk hal penting dalam keamanan wisata. “SDM para pegiat juga sangat penting untuk keamanan. Karena itu langsung berhubungan dengan kenyamanan wisatawan,” tambahnya.

“Sinergitas para pelaku wisata, pemerintah, media, akademisi, masyarakat dan aparat keamanan sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: