Sebagai Salah Satu Penghasil Kentang Terbesar, Vita Ervina Gelar Bimtek Di Magelang

BNews–MAGELANG– Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi yang berkontribusi dalam menghasilkan kentang di Indonesia. Salah satu wilayah di Jawa Tengah yang merupakan penghasil kentang adalah Kabupaten Magelang.

Perlu diketahui, Kabupaten Magelang sendiri merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi untuk pengembangan kentang. Dan menurut Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang (2017), produksi kentang mencapai 41.211 kwintal dengan luasan lahan mencapai 252 Ha.

Untuk daerah penghasil kentang di Kabupaten Magelang adalah Kecamatan Kajoran, Kaliangkrik, Pakis, Sawangan dan Ngablak.

Kentang merupakan salah satu pangan utama dunia setelah padi, gandum dan jagung. Kentang termasuk ke dalam tanaman hortikultura yang dibudidayakan dan dikembangkan oleh masyarakat luas untuk pemenuhan kebutuhan.

Kentang merupakan salah satu komoditas hortikultura yang dapat menggantikan beras, dikarenakan umbi kentang memiliki karbohidrat, vitamin dan mineral yang cukup.

Dengan dasar tersebut, salah satu anggota Komisi IV DPR RI Dapil Jateng VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina SE MBA; bersama Balitbangtan melalui Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah; menyelenggarakan Bimbingan Teknik (bimtek) kepada para petani kentang di Kabupaten Magelang, bertempat di Wisma Sejahtera Kota Magelang, Kamis (21/10).

“Bimtek kali ini saya mengambil tema kentang, karena tanaman kentang menjadi salah satu dari 3 (tiga) komoditas percontohan teknologi pertanian,” ucap Vita Ervina, dalam sambutannya melalui daring.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Ditambahkannya, masih menurut Vita Ervina, kegiatan bimtek menjadi salah satu strategi program aksi dukungan pemerintah bersama Komisi IV DPR RI kepada masyarakat di sektor pertanian dalam upaya “Membangun Indonesia Tangguh melalui pembangunan pertanian”.

Vita juga menjelaskan, pemerintah secara terus menerus memberikan dukungan program bantuan yang langsung menyentuh dan berpihak kepada petani, mulai dari sisi hulu, pendampingan budidaya hingga pasca panen, seperti penyediaan benih berkualitas, modernisasi teknologi pertanian, pengendalian OPT, sarpras, asuransi usaha pertanian, subsidi pupuk hingga KUR.

“Kabupaten Magelang ( Kajoran, Kaliangkrik, Pakis, Sawangan dan Ngablak) merupakan salah satu penghasil tanaman kentang. Hal ini tentunya menjadi tantangan pemerintah dan petani dalam meningkatkan produktifitas menjadi hal wajib yang terus diupayakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mencukupi kebutuhan pangan baik lokal maupun nasional,” terang Vita.

“Dalam upaya peningkatan produktifitas diperlukan berbagai upaya salahsatunya adalah penyediaan benih bermutu dan bersertifikat. Untuk itu pemerintah melalui Balitbangtan terus berupaya menciptakan teknologi terbarukan sehingga benih-benih yang ditanam oleh petani adalah benih yang berkualitas,” imbuhnya.

Bimtek sendiri dihadiri oleh Vita Ervina melalui daring, Kepala BPTP Jateng yang diwakili, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Magelang, BPSB Jateng, Narasumber, dan para petani kentang Kabupaten Magelang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: