Jumlah Korban Bertambah Tiga Orang, Begini Kronologi Lengkap Tawuran di Magelang

BNews—MAGELANG TENGAH—Sedikitnya tiga orang dilarikan ke rumah sakit pascabentrok warga Temanggung dengan debt collector di Kota Magelang, Sabtu (8/8). Korban mengalami luka robek dibagian kepala hingga memar akibat pukulan besi dan batako.

Insiden bermula ketika rombongan pemotor sejumlah 15 orang melaju dari Temanggung menuju Jogjakarta untuk wisata kuliner. Sesampai di depan SPBU Canguk, tiba-tiba empat orang diduga sebagai debt collector menghentikan kendaraan Beat putih AA 2840 CY.

Advertisements
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});


Sempat terjadi adu mulut antara pengendara motor, Hari Efendi dan Angga dengan DC. Merasa terancam, Hari menelepon Mudris Amin yang kebetulan berada di Pecinan tujuan Jogja untuk meminta bantuan.


”Korban menyampaikan kabar bahwa akan dipukuli sekelompok orang yang diperkirakan DC,” terang Mudris Amin warga Kaloran, Temanggung didepan polisi.

Mendengar rekannya akan dipukuli, Mudris beserta rombongan mengendarai Grand Livina hitan AA 9017 TE langsung menuju Canguk melalui Nambangan. Setiba dilokasi, ia sudah melihat korban sedang dipukuli lebih dari dua orang. Bentrok pun pecah di tengah jalan hingga memacetkan arus lalu lintas.

”Kira-kira saat itu sudah ada 30 orang (DC). Selanjutnya terjadi saling pukul karena membela diri,” katanya.

Aparat kepolisian dan TNI yang mengetahui peristiwa itu langsung melerai. Beberapa korban luka langsung dibawa di RST dr Soedjono Magelang untuk mendapat perawatan.

Korban diantara Zulfan Fajriansyah, warga Kaloran, Temanggung mendapat empat jahitan di kepala, pelipis kiri delapan jahitan dan dalam satu jahitan akibat luka sobek. Kemudian Irfan mengalami luka lecet di lengan kanan karena pukulan besi dan lecet kepala karena pukulan batako.

”Korban Hari Efendi mengalami luka lebam di mata bagian kiri karena pukulan,” tutur dokter rumah sakit yang menangani korban.

Kasus ini sudah ditangani oleh kepolisian Polres Magelang Kota. Polisi melakukan sejumlah langkah antisipatif supaya bentrok tidak meluas. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: