Sejumlah Daerah Tak Tutup Pasar saat ‘Jateng di Rumah Saja’, Ini Tanggapan Ganjar

BNews—JATENG— Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengeluarkan kebijakan baru berupa gerakan ’Jateng di Rumah Saja’. Gerakan ini akan diberlakukan pada 6-7 Februari mendatang.

Dalam kebijakan tersebut, sejumlah daerah diminta melakukan penutupan sejumlah tempat publik, dengan kearifan lokal dan mengedepankan kondisi masing-masing.

Diantaranya jalan, toko, mall, pasar, destinasi wisata dan pusat rekreasi, pembatasan hajatan dan pernikahan serta kegiatan lain yang memunculkan potensi kerumunan seperti pendidikan, event dan lain-lain.

Kendati demikian, ada beberapa daerah yang menyatakan akan tetap membuka pasar-pasar tradisional saat Gerakan Jateng di Rumah Saja berlangsung. Terkait hal itu, Ganjar mengungkapkan bahwa dirinya memberikan kewenangan itu kepada masing-masing Bupati/Wali Kota.

“Ya nggak apa-apa sebenarnya, kalau bisa disemprot bareng-bareng menurut saya itu bisa membantu menyehatkan. Memang ada yang menyampaikan pada saya, akan tetap membuka (pasar tradisional). Maka saya minta diatur protokolnya dan menjadikan ini momentum penataan pasar,” kata Ganjar ditemui di kantornya, Kamis (4/2).

Lanjut Ganjar, beberapa Bupati/Wali Kota sepakat untuk menutup secara keseluruhan, beberapa lainnya akan membatasi. Melihat keragaman kebijakan itu, Ganjar menyerahkan semuanya kepada masing-masing kepala daerah.

“Karena di SE itu ada kearifan lokal. Jadi tidak hanya arif dalam rangka membuat kebijakannya, tapi juga arif melihat kondisi daerahnya. Jika daerahnya hijau, ya monggo. Data itu yang disampaikan. Kawan-kawan Bupati/Wali Kota saya berikan kewenangan untuk mengatur itu,” tegasnya.

Ganjar menegaskan, bila tetap akan membuka pasar tradisional maka harus betul-betul dilakukan penataan. Pasar ditata, disemprot dan pedagang diberikan jarak agar tidak berkerumun.

”Kalau perlu pedagang dikeluarkan ke jalan untuk keperluan penataan itu. PKL juga sama, dikeluarkan saja untuk kemudian protokol kesehatan bisa berjalan,” tutupnya. (lhr/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: