Semarakkan HUT RI ke-77, Pemkot Magelang Canangkan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota Magelang mencanangkan gerakan pembagian 10 juta Bendera Merah Putih dalam rangka menyemarakkan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI tahun 2022. Acara dilaksanakan di Alun-alun Kota Magelang, Rabu (10/8/2022).

Dalam kegiatan itu juga dibagikan sekitar 4.650 lembar bendera Merah Putih kepada warga Kota Magelang.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Magelang, Agus Satyo Hariyadi mengungkapkan, Bendera Merah Putih diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang tersebar di 17 kelurahan yang ada di Kota Magelang. Utamanya, bagi warga kurang mampu dan juga rumah-rumah yang hingga saat ini belum memasang bendera Merah Putih dalam rangka menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

”Bendera Merah Putih dibagikan melalui 17 kepala kelurahan dan masing-masing kelurahan mendapatkan sekitar 250 lembar bendera. Bila terdapat sisa, maka bisa dipasang di pinggir-pinggir jalan,” katanya, Rabu (10/8/2022).

Agus menjelaskan, gerakan pembagian 10 juta lembar Bendera Merah Putih secara nasional dilaksanakan selama satu bulan penuh di bulan Agustus ini, mulai tanggal 1-31 Agustus mendatang.

”Sedangkan pencanangan secara nasional akan dilaksanakan 12 Agustus 2022 oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Merauke, Papua,” jelasnya.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz pun mengapresiasi kegiatan pembagian ribuan Bendera Merah Putih tersebut.

”Melalui pembagian Bendera Merah Putih bisa menambah semarak HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Selain itu, juga untuk meningkatkan kembali semangat patriotisme dan nasionalisme masyarakat Kota Magelang,” ujar dia.

Menurutnya, saat ini di masyarakat terjadi penurunan rasa nasionalisme dan harus menjadi perhatian bersama. Hal itu ditandai dengan banyaknya masyarakat yang tidak memasang bendera Merah Putih di momentum menyambut HUT RI.

“Berkurangnya kesadaran masyarakat untuk memasang Bendera Merah Putih tersebut, dikarenakan kurangnya pemahaman dan kesadaran dalam mengenal sejarah Bangsa Indonesia dalam merebut  kemerdekaan. Selain itu, kurangnya  jiwa nasionalisme di masyarakat,” ujarnya. (mta)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: