Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Sering Tak Disadari, 5 Tanda Kamu Perlu Detoks Media Sosial

Sering Tak Disadari, 5 Tanda Kamu Perlu Detoks Media Sosial

  • calendar_month Sel, 28 Feb 2023

BNews—KESEHATAN— Detoks media sosial pada dasarnya adalah istirahat atau berhenti sejenak dari mengakses atau membuka akun media sosial yang kamu punya. Caranya bisa bermacam-macam tergantung diri sendiri.

Misalnya menghapus salah satu aplikasi yang menurutmu paling toxic, atau berhenti mengikuti dan memblokir akun yang membuatmu merasa tidak percaya diri, dan membuatmu merasakan perasaan negatif lainnya.

Umumnya orang menonaktifkan akun media sosial sekitar seminggu atau satu bulan. Namun, tetapi detox media sosial bisa dilakukan selama apa pun yang dibutuhkan dan diinginkan, sampai diri  merasa lebih baik. Cara ini pun bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya kecanduan media sosial.

Jika kamu merasakan tanda-tanda di bawah ini maka sudah saatnya untuk melakukan detox media sosial.

 1. Membanding-bandingkan

Banyak orang yang menggunakan media sosial untuk menunjukan kebahagiaannya, seperti ketika seseorang menikah, mendapatkan pekerjaan baru, liburan, dan momen lainnya.

Namun, jika melihat postingan tersebut justru membuatmu merasa tidak percaya diri, dan mulai membanding-bandingkan harga dirimu dengan orang lain, berarti itu saatnya kamu untuk rehat dari media sosial.

2. Tidak bisa berhenti mengecek media sosial

Mengecek atau scrolling media sosial sudah menjadi hiburan ketika kita bosan atau lelah. Namun, ketika kamu terus-terusan mengecek media sosial, bahkan mulai tidak sadar untuk berhenti melakukannya, ini bisa menjadi suatu tanda bahwa kamu terlalu asyik berkutat dengan media sosial.

3. Merasa terganggu dengan yang dilihat di media sosial

Informasi apa pun bisa kita dapatkan lewat medsos. Dari politik, gosip terbaru, dan berita yang sedang viral lainnya. Namun, ketika kamu mulai merasa marah, kesal, atau bahkan stress dengan apa yang kamu lihat di media sosial, itu artinya kamu telah terlalu lama menggunakan atau men-scrolling media sosial.

4. Tidak dapat menikmati momen apa pun tanpa memposting

Mem-posting foto atau video dan mendapatkan banyak like memang menjadi kebahagiaan sendiri. Akan tetapi, ketika kita tidak bisa menikmati momen apa pun tanpa mengunggahnya di akun media sosial, itu pertanda bahwa kita sudah terlalu bergantung pada validasi yang diberikan lewat media sosial.

Sebuah studi menemukan bahwa 80 persen pengguna smartphone memeriksa ponsel mereka dalam waktu 15 menit setelah bangun tidur. Kebiasaan ini dikaitkan dengan peningkatan stres dan kecemasan. Melihat ponsel sebelum tidur juga terbukti dapat merangsang otak sehingga membuat lebih sulit untuk tertidur.

5. Media sosial tidak menyenangkan lagi

Platform media sosial dirancang untuk menyenangkan, interaktif, dan memudahkan orang untuk saling terhubung. Jika bermain media sosial justru membuatmu capek dan tidak bahagia, ada baiknya untuk menjauh sejenak dari segala aktifitas digital.

Nah, bila kamu ingin memulai detoks media sosial, kamu bisa menerapkan langkah-langkah mudah ini untuk membantu kesehatan mentalmu:

  • Mengkontrol emosi saat menggunakan ponsel. Para ahli mengatakan bahwa memahami emosi dengan lebih baik dapat membantu mengontrol penggunaan ponsel dengan lebih baik.
  • Buat jadwal kapan harus berhenti menggunakan media sosial.
  • Gunakan aplikasi yang dapat membantu untuk melacak waktu yang dihabiskan saat bermain media sosial.
  • Berhenti membuka media sosial sebelum tidur.
  • Matikan notifikasi.

Media sosial memang sangat membantu kehidupan kita, tetapi kita juga harus bijak dalam menggunakannya. Jika kamu merasakan gejala-gejala di atas jangan ragu untuk segera tanyakankan pada psikolog atau psikiater. (*)

Sumber: halodoc.com

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less