IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Sinyal Kabupaten Magelang Akan Kehilangan Sebagian Wilayahnya Menguat

BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota Magelang terus bersikukuh untuk melakukan perluasan wilayah di Kabupaten Magelang. Komunikasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) makin intensif di bangun, dan dalam waktu dekat diklaim akan segera tuntas. Bisa jadi ini sinyal Pemkab Magelang bakal kalah.
Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito mengatakan, mengenai wacana perluasan dan tapal batas dengan Kabupaten Magelang terus mengalami perkembangan signifikan. Selain putusan sidang DPRD pada 1987, Kota Magelang diuntungkan Bandongan yang wilayah hukumnya masuk Polres Magelang Kota. “Ini mesti tidak ada sangkut pautnya dengan wilayah administrasi tetapi kalau dirasakan, ya itulah embrio perluasan. Tapi nanti terserah pusat saja, mereka yang memfasilitasi,” kata Wali Kota.
Pemkot mengaku sudah berkomunikasi intensif dengan Kementrian Dalam Negeri. Dan hasilnya, kemendagri akan segera memutuskannya.
Kepala Tata Pemerintahan (Tapem) Kota Magelang Hamzah Kholifi mengatakan beda antara batas dan pemekaran wilayah. Persoalan yang akan diselesaikan terlebih dahulu mengenai batas daerah terutama bagian selatan belum kelar. Untuk bagian selatan meliputi Tidar Selatan, Magersari, dan Jurangombo Selatan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Magelang sekarang masih diproses Kemendagri.
“Sekarang bola panas di Kemendagri, kelirnya dikeluarkan berupa pemendagri, kami tidak tahu persis dan masih menunggu,” kata Hamzah.
Perihal pemekaran atau perluasan wilayah, kata Hamzah, merupakan ikhtiar wali kota demi kemaslahatan masyarakat. Selain itu, untuk menghormati produk hukum yang ditetapkan dalam sidang paripurna DPRD tahun 1987.  (bn1)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: