Sosok Perempuan yang 32 Tahun Lakukan Ritual Topo Bisu

BNews-NASIONAL- Inilah sosok wanita viral di media sosial seorang melakukan topo bisu atau puasa berbicara selama 32 tahun.

Sosok itu bernama Saraswati, alasannya melakukan hal itu diungkap orang-orang terdekatnya.

Ritual ‘topo bisu’ selama 32 tahun itu akan berakhir pada 22 Januari 2024 mendatang.

Lalu bagaimana ia berkomunikasi dengan orang sekitarnya selama menjalani ritual ini?

Bagaimana sebenarnya wanita puasa bicara 32 tahun itu tetap bisa berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

Ternyata dirinya tidak memakai bahasa isyarat yang biasanya dipakai oleh orang tunawicara.

Pengalaman unik wanita ini langsung viral di media sosial.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Siapa sebenarnya sosok wanita yang berhasil mempertahankan niatnya untuk tidak berbicara sudah selama 32 tahun?

Terhitung sudah 32 tahun dia membatasi bicaranya dan menggunakan media lain untuk berkomunikasi. Puasa bicaranya tersebut akan segera berakhir karena satu alasan.

Sosok wanita tersebut adalah Saraswati Devi. Saraswati Devi, yang akrab dipanggil ‘Mauni Mata’, memulai ‘maun vrat’ (sumpah diam) pada tahun 1992.

Dia mengabdikan hidupnya kepada Dewa Ram setelah kematian suaminya pada tahun 1986 dan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berziarah.

Pada tahun 1992, dia tiba di Ayodhya, di mana dia bertemu Mahant Nritya Gopal Das, kepala Ram Janmabhoomi Trust.

Mahant Nritya Gopal Das menyuruh Saraswati Devi untuk mengelilingi Gunung Kamtanath sebagai tanda pengabdian kepada Dewa Rama.

Pada tanggal 6 Desember, hari yang sama ketika Masjid Babri dibongkar di Ayodhya, Saraswati bertemu Swami Nritya Gopal Das, kepala kuil terbesar di Ayodhya, Mani Ram Das Ki Chavani, dan sangat terinspirasi olehnya sehingga dia bersumpah untuk tidak berbicara.

Dia menjalankan sumpah itu sampai kuil baru yang didedikasikan untuk Ram akan dibangun di kota.

Sumpahnya akhirnya akan berakhir akhir bulan ini, dengan diresmikannya kuil Ram Mandir di Ayodhya.

“Setelah Masjid Babri dibongkar, ibu mertua saya mengunjungi Ayodhya dan berjanji ‘maun vrat’ sampai Ram Mandir dibangun,” kata salah satu menantu perempuan Mauni Mata.

“Dia biasa berdiam diri selama 23 jam sehari, hanya istirahat selama satu jam pada siang hari.

Selebihnya, dia berkomunikasi dengan kami melalui pena dan kertas. Sebagian besar, kami memahami bahasa isyaratnya.

Tapi dia biasa menuliskan kalimat rumit di selembar kertas,” paparnya.

Saraswati Devi telah mengunjungi kuil-kuil Hindu paling terkemuka di India selama 32 tahun terakhir sambil mempertahankan sumpah diamnya. (*)

Pengabdiannya kepada Dewa Rama telah mencapai status yang hampir melegenda.

Pada tanggal 22 Januari, saat Ram Mandir akan diresmikan, dia akan mengakhiri ‘maun vrat’ dengan mengucapkan kata pertamanya setelah lebih dari 3 tahun, ‘Ram Naam’. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: