IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

SPG yang Buang Bayinya dari Lantai 3 Sudah Insaf dan Bakal Rawat Anaknya

BNews—MAGELANG— NAN, terpidana kasus pembuangan bayi dari lantai 3 Matahari Mall Magelang sudah insaf. Dia nampak bahagia dan hidup bersama anaknya.

Kepala Lapas Kelas IIA Magelang Bambang Irawan melalui Kasubsi Registrasi Cahyo Sunarko mengenang kala NAN dijenguk ibunya. Setiap menjenguk, ibu NAN selalu membawa serta sang bayi.

“Setiap hari besuk, ibunda NAN selalu membawa cucunya. Perempuan. Kalau sudah diberikan NAN, langsung ditimang-timang,” terang Cahyo. Imbuh dia, para pembesuk diberi kesempatan untuk bertatap muka di ruang besuk berkonsep lesehan selama kurang lebih 30 menit.

Lebih dari itu, pembebasan bersyarat NAN tidak lepas dari belum pernahnya ia terdaftar dalam register F alias terlibat pelanggaran. Sempat mendapat remisi 15 hari saat Lebaran Idul Fitri bulan Mei silam juga menjadi salah satu faktor cepatnya NAN bebas bersyarat.

“Napi baru bisa mendapat remisi setelah menjalani pidana minimal enam bulan. NAN memenuhi syarat tersebut,” ucapnya.

Cahyo menjabarkan, NAN yang masuk lapas per 20 Februari 2019 seharusnya bebas murni tanggal 25 September 2019 besok. Namun, karena beberapa bertimbangan dengan mengikuti peraturan yang berlaku, NAN mendapatkan pembebasan bersyarat lebih cepat 2 bulan 19 hari. Tepatnya pada hari Senin (8/7), dua pekan lalu.

“NAN terhitung sudah 9 bulan 11 hari di dalam lapas. Dipotong remisi Idul Fitri 15 hari menjadi 8 bulan 26 hari. Dan meski sudah keluar dari lapas, dia baru benar-benar bebas (murni) pada 25 September 2019,” rinci pria yang sudah sepuluh tahun mengabdi di lapas Magelang itu.

Loading...

Sejumlah tetangga NAN kepada borobudurnews mengatakan saat ini ibu anak tersebut hidup bersama dalam satu rumah. NAN juga nampak sering keluar menggendong anaknya tersebut. “Seperti ibu dan anak pada umumnya,” kata salah satu warga yang namanya enggan disebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, sesosok orok bayi berkelamin perempuan ditemukan seorang juru parkir terjatuh dari atas atap seng belakang Kantor Pos Kota Magelang. Bayi tersebut dibuang dengan cara dilempar dari lantai tiga gedung Matahari Mall Magelang, Selasa (2/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Ajaibnya bayi itu masih hidup dan sehat sampai sekarang.

Kurang dari satu jam, Kepolisian Resor Magelang kota berhasil mengungkap pelaku pembuang bayi yang tidak lain adalah NAN, seorang SPG di departemen store tersebut. Dia membuang anaknya yang baru dilahirkan karena kecewa terhadap pria yang dekat dengannya. (han/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: