Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Survive UMKM Roti Bakar Presiden Di Yogyakarta Pada Era Pandemi

Survive UMKM Roti Bakar Presiden Di Yogyakarta Pada Era Pandemi

  • calendar_month Kam, 28 Apr 2022

BNews–JOGJA– Pandemi COVID-19 memengaruhi setiap orang di dunia. kita bisa merasakan model kehidupan yang berbeda dari biasanya. Dimulai dari banyaknya orang yang bekerja atau bersekolah secara virtual, interaksi sosial yang berkurang, isolasi dan juga working from home. 

Belum lagi kekhawatiran kita terhadap orang yang kita cintai bisa terpapar sakit COVID-19 bahkan meninggal. Hal ini juga memengaruhi mental pengusaha yang harus terus menjalankan bisnisnya. Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi covid-19.

Wabah ini membuat supply dan demand serta rantai pasok terganggu sehingga roda perekonomian di tataran UMKM tersendat.. Beberapa UMKM yang yang terpaksa harus gulung tikar. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, menjelaskan UMKM selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi nasional.

Setidaknya terdapat lebih dari 64 juta unit UMKM yang berkontribusi 97 persen terhadap total tenaga kerja dan 60 persen PDB nasional. Jumlah ini menunjukan peran UMKM yang sangat besar bagi perekonomian nasional.

Oleh sebab itu jika separuh UMKM gulung tikar maka dikhawatirkan akan berdampak besar bagi perekonomian nasional. “Berdasarkan data APEC tahun 2018 jumlah UMKM mencapai 97 persen dari total keseluruhan usaha dan berkontribusi 50 persen terhadap tenaga kerja.

UMKM juga berkontribusi signifikan GDP mencapai 20 persen – 50 persen. Sektor UMKM masih memiliki harapan dan peluang untuk meningkatkan skala bisnisnya. Peluang untuk meningkatkan ekspor masih terbuka lebar apabila pelaku UMKM mau melakukan inovasi produk dan mendesainnya dengan sentuhan teknologi.

Ada tiga sektor yang memiliki peluang besar bagi UMKM untuk dapat meningkatkan ekspornya di tengah pandemi seperti saat ini yaitu produk makanan dan minuman, fashion serta furniture dan kerajinan. Di era pandemi saat ini kita sebagai pengusaha harus berani beradaptasi. Naik turunnya suatu usaha itu hal biasa namun bagaimana cara kita menemukan strategi baru untuk tetap survive.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kata Muhammad Sulfaldi, saat kita melakukan wawancara di UMKM Roti bakar presiden Yogyakarta (kamis, 10 maret 2022). Beliau merupkan pemilik UMKM Roti Bakar Presiden Yogyakarta, yang memulai usahanya sejak tahun 2018 ketika masih berstatus sebagai mahasiswa di salahsatu kampus swasta di Yogyakarta.

Pendampingan Mahasiswa UST Yogyakarta di Roti Bakar Presiden
di tengah pandemi

Berdasarkan data yang kita peroleh dari observasi, usahanya mangalami penurunan yang signifikan namun berkat platform digital yang terus berkembang seperti grabfood, shoppefood dan lain-lain,serta rutin mengikuti webinar UMKM yang diselenggarakan oleh pemerintah akhirnya usahanya mulai bangkit kembali.

Beliau punya visi saat ini ingin membuka beberapa cabang lagi UMKM roti bakar presiden di beberapa titik di kota Yogyakarta. Untuk memperluas pangsa pasar dan menjaga loyalitas konsumen. Hal tersebut sangat menginspirasi bagi kaum muda ketika memulai suatu usaha serta mencari cela dalam pengembangan ke tahap selanjutnaya. (adv)

Tim Penulis: Dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta: Auliya Rosiana, S.S.,M.M. Serta Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Semester 6,

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less