Susul Bocah SD, Pria Sleman Ditemukan Gantung Diri di Kandang Burung Murai

BNews—JOGJAKARTA— Belum selesai kasus bunuh diri bocah Sekolah Dasar SD berinisial NR, baru-baru ini kembali terjadi warga Sleman di Jogjakarta yang gantung diri. Korban diketahui berinisial WAH, 43, warga Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Sabtu, (11/9) pagi. Dugaan sementara, korban nekat mengakhiri hidupnya karena memiliki gangguan jiwa.

Kanit Reskrim Polsek Mlati, Iptu Noor Dwi Cahyanto menjelaskan, korban ditemukan gantung diri dalam kondisi sudah tak bernyawa oleh istrinya, sekira pukul 04.30WIB.

’Sebelum kejadian, saksi yakni istri korban mencari suaminya. Saat dicari korban tidak ada. Setelah itu saksi kemudian naik ke lantai dua di kandang berternak burung murai. Saat itu juga saksi mengetahui korban sudah dalam keadaan menggantung,” ujarnya, Sabtu (11/9).

Mengetahui hal ini, saksi kemudian langsung memberitahu Ketua RT yang kemudian dilaporkan ke Polsek Mlati. Ketika diperiksa, polisi tidak menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

Dengan tidak adanya tanda kekerasan pada tubuhnya, korban dipastikan meninggal murni karena bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan, korban telah meninggal sekira tiga jam sebelum ditemukan oleh istrinya.

Atas kejadian ini pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah dan tidak membuat pernyataan tertulis untuk kepolisian. ”Diduga korban mengalami gangguan jiwa,” ungkapnya.

Dengan kasus ini, maka di wilayah Kabupaten Sleman sudah ada tiga kasus bunuh diri selama September ini. Dua kasus lainnya terjadi di Kapanewon Sleman pada Minggu (5/9) dengan korban laki-laki 69 tahun dan pada Kamis (9/9) dengan korban laki-laki 12 tahun. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: