Tak Terima Dipisah saat Bertengkar, Pria Tegalrejo Tusuk Saudaranya

BNews—JOGJAKARTA— Seorang buruh serabutan di Bluyahrejo, Kawangwaru, Tegalrejo berinisial P ditangkap polisi. P diduga menusuk CBN yang berusaha melerai pertengkaran antara P dan istrinya, Y.

Kapolsek Tegalrejo Komisaris Polisi Supardi membenarkan telah mengamankan P. Ia menjelaskan, kejadian bermula saat P pulang dalam keadaan mabuk pada Senin malam, (25/1), sekitar pukul 23.30WIB.

Setelah pulang, P ingin keluar rumah lagi menggunakan sepeda motor yang ada di rumahnya. Namun saat itu kunci motor berada di tangan Y, sang istri tidak memberikan kunci lantaran khawatir.

P tetap memaksa Y untuk memberikan kunci motor tersebut. Kemudian, terjadi pertengkaran antara P dan Y. 

”(Saat pertengkaran) ada A, 15, anak P dan Y. Anaknya lari ke pos ronda memberitahukan bahwa bapak dan ibunya ribut di rumah. Kemudian CBN bersama temannya ke rumah P untuk melerai, (dan meminta) jangan ribut karena sudah malam,” kata Kompol Supardi, Rabu (3/2/2021).

Ketika CBN berusaha melerai, P tidak terima dan emosi. P kemudian mengambil pisau yang berada di dekatnya dan menusuk CBN.

”Korban mengalami luka tusuk, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rapih. Dioperasi. Saat ini korban masih rawat jalan,” terangnya.

CBN mendapat luka di area perut sebelah kiri dan telapak tangan. Polsek Tegalrejo menyita barang bukti berupa satu pisau dapur.

Dalam kesehariannya, pisau dapur itu digunakan untuk memotong sayur untuk pakan ayam. ”Pisau tidak disiapkan,” ungkapnya.

Supardi menyatakan penusukan ini merupakan tindakan kriminal pertama P yang terdata di Polsek Tegalrejo. Setelah menusuk CBN, P diamankan oleh warga sekitar sampai petugas kepolisian datang.

P dan CBN masih memiliki ikatan saudara. Sebelum kasus bergulir di Polsek Tegalrejo, sempat ada upaya penyelesaian secara kekeluargaan. ”Korban dan pelaku tidak ada titik temu. Keluarga pelaku sudah menerima. Silakan diproses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

P terancam Pasal 351 ayat (2) tentang Penganiayaan yang mengakibatkan luka berat dengan ancaman penjara sekitar lima tahun. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: