Tambah 93, Pasien Positif Covid di Kabupaten Magelang Jadi 1.756 Orang

BNews—MAGELANG—Kasus konfirmasi positif di Kabupaten Magelang kembali bertambah pada hari ini, Kamis (24/12/2020). Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang mencatat ada penambahan 93 orang positif virus corona.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi mengatakan kasus baru itu berasal dari Salaman (3), Mertoyudan (28), Borobudur (19) dan Kajoran (5). Kemudian Mungkid (2), Muntilan (3), Salam (11), Sawangan (5) dan Ngablak (3).

”Adapula Secang (7), Srumbung (1) dan masing-masing dua dari Tegalrejo, Ngluwar dan Candimulyo,” kata dia.

Dengan penambahan kasus itu maka jumlah pasien konfirmasi baik yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri saat ini sebanyak 1.756 orang. Disisi lain, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang juga dilaporkan terus bertambah.

Tercatat pada hari ini ada 72 pasien telah sembuh. Yakni Mertoyudan (29), Windusari (4), Grabag (23), Kaliangkrik dan Secang masing-masing tiga orang.

”Kemudian Candimulyo (8) dan Bandongan (2). Selain itu pada update data hari ini ada empat kasus konfirmasi meninggal dunia, masing-masing satu dari Borobudur, Mungkid, Secang dan Candimulyo,” jelas Nanda.

Adapun jumlah konfirmasi sembuh hingga saat ini sebanyak 3.628 orang dan jumlah kasus konfirmasi meninggal ada 124 kasus.

Tambah Nanda, dengan masih adanya tambahan kasus konfirmasi, maka virus corona di Kabupaten Magelang juga masih ada. Dia pun mengimbau warga agar mentaati Inpres No. 6 Tahun 2020 dan Perbub Kabupaten Magelang No. 38 Tahun 2020 tentang pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan  Seperti melakukan pengecekan suhu tubuh, pakai masker, cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Kemudian harus menjaga jarak antar individu minimal satu meter dan menghindari kerumunan serta disiplin mematuhi protokol kesehatan.  ”Selain itu, warga juga bisa mengkonsumsi makanan bergizi, olah raga yang cukup dan minum vitamin serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang
2 Comments
  1. Rizky says

    Bagaimana tidak bertambah .. di salah satu desa di kecamatan Mntilan kepla desanya neningal terpapar Covid 19 dari Proses pemakaman tidak di di dampigi oleh pihak kesehatan sama sekali cuma ambulan datang lsung di tingal pergi begitu sampai Kuburan dan sayangkan pihak puskesmas yang harusnya menjadi garda terdepan tidak tampak untuk memantau atau hanya sekedar datang melihat situasi, tracking pun tidak di lakukan sampai sekarang sudah 4 hari kluarga dan orang terdekat tidak ada upaya untuk di swap oleh puskesmas… jd wajar kalo mgl kususnya mntilan smakin hari smkin ganas COVID Ini ….

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: