Tangis Haru Warga Andoolo, Bayi Ditinggalkan di Kardus Berhasil Diselamatkan
- calendar_month Sel, 10 Feb 2026

Penemuan Bayi Dalam Kardus di Desa Mataupe, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan
BNews-NASIONAL– Warga Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang ditinggalkan di dalam kardus di depan sebuah kios, Senin (9/2/2026) pagi.
Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi hidup dan langsung mendapatkan perawatan medis di puskesmas setempat.
Kasatreskrim Polres Konawe Selatan AKP Laode M. Jefri Hamzah membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.
“Iya benar ada bayi ditemukan berjenis kelamin perempuan,” ujar Kasatreskrim Polres Konawe Selatan AKP Laode M. Jefri Hamzah, Senin (9/2/2026).
Peristiwa itu terjadi di Desa Mataupe, Kecamatan Andoolo, sekitar pukul 09.30 Wita. Bayi malang tersebut pertama kali ditemukan warga dalam sebuah kardus yang diletakkan di depan kios.
“Bayi perempuan tersebut ditemukan warga di depan kios di dalam kardus, kondisinya hidup,” bebernya.
Warga kemudian segera mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Bima Maroa, Kecamatan Andoolo, untuk mendapatkan penanganan medis. Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Bayi langsung dievakuasi ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan,” ungkapnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut. Sejumlah saksi mata telah dimintai keterangan guna mengumpulkan informasi terkait kejadian itu.
“Saksi-saksi sedang diperiksa dan kami dalami dugaan pelaku pembuangan bayi tersebut,” pungkasnya.
Dalam video yang beredar, terlihat bayi tersebut diselimuti kain berwarna biru dan sarung saat ditemukan. Bayi tampak tenang dan tidak menangis.
“Tidak ditahu bayi siapa yang disimpan di sini, perempuan apa laki-laki ini ndak tahu. Kayaknya perempuan ini,” ujar wanita dalam video beredar.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan identitas orang tua maupun pihak yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela



Saat ini belum ada komentar