Teknologi Untuk Pelayanan, Perangkat Desa Di Magelang Ikuti Pelatihan Komputer

BNews–MAGELANG– Perkembangan teknologi semakin kedepan akan lebih maju dari sebelumnya. Dan teknologi saat ini juga dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat oleh beberapa pihak, tidak ketinggalan oleh Pemerintah juga.

Seperti halnya pemerintah Desa yang saat ini sudah banyak berkembang dalam upaya memberikan pelayanan kepada warganya lebih baik. Oleh sebab itu, teknologi tidak bisa lepas dari upaya atau proses pelayanan tersebut.

Oleh sebab itu, Perangkat desa di Kabupaten Magelang ini antusias mengikuti pelatihan teknik komputer dasar. Dimana pelatihan tersebit digelar di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan beberapa waktu lalu.

Mulai dari pemberian materi teori, mereka langsung praktik dengan perangkat komputer di lokasi tersebut. “Walau kami sibuk, kami semangat untuk belajar,” kata peserta pelatihan dari Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Aris Supriyanto.

Ia menuturkan, pelatihan ini gratis. Namun berkualitas. Dirinya mendapat banyak ilmu baru. Selama ini, ia hanya belajar alakardarnya. “Kalau sebelumnya belajar otodidak, sekarang benar-benar belajar, dan banyak ilmu baru yang saya dapat di sini,” tutur pria yang juga Kasi Pelayanan di Kantor Desa Dukun itu.

Dua hari belajar, ia mendalami materi berbeda. Microsoft Word untuk urusan surat-menyurat. Sedangkan materi Microsoft Exel untuk menghitung laporan keuangan.

“Ilmu dari sini, bisa ditularkan ke teman-teman yang lain. Bermanfaat juga untuk diri sendiri, terutama saat melayani masyarakat, supaya makin cepat. Kalau ada pelatihan lagi, saya pasti ikut,” imbuhnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan Untung Supriyadi mendapat banyak usulan agar pelatihan tersebut berlanjut. Tentunya dengan materi berbeda. Dirinya pun bersedia. “Tapi kami selesaikan dulu pelatihan dasar ini, karena sampai Februari jadwalnya sudah penuh,” tuturnya.

Dia telah mengandeng 30 desa untuk mengikuti pelatihan tersebut. Adapun muara dari pelatihan ini adalah terciptanya pelayanan masyarakat yang cepat, dan tepat. “Setelah pelatihan ini, kami juga melayani pertanyaan peserta melalui pesan whatsapp, ada tim yang siap menjawab,” imbuhnya.

Menurut Untung, pelatihan ini merupakan program unggulan “SMK Bangun Desa” yang diluncurkan sejak 2019 lalu. Ia juga melibatkan siswa untuk menjadi instruktur. “Program pengabdian desa ini akan terus ada sebagai wujud komitmen kita dalam melayani Indonesia,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: