Tergelincir Cari Ikan, Bocah 10 Tahun di Jogja Ditemukan Tewas Tenggelam di DAM

BNews—JOGJAKARTA— Seorang bocah berusia sepuluh tahun, RDS, ditemukan tak bernyawa usai tenggelam saat mencari ikan di dam Kriyan Sungai Opak Bantul. Korban ditemukan usai tim SAR melakukan penyelaman di kedalaman delapan meter.

”Tim SAR gabungan yang menyelam menemukan tubuh korban di kedalam delapan meter,” kata Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta L Wahyu Efendi, Selasa (12/10).

Upaya pencarian dilakukan dengan menerjunkan 3 SAR Rescue Unit (SRU). SRU pertama melakukan penyelaman di lokasi kejadian.

Sedang SRU kedua melakukan penyisiran dengan perahu rafting dan perahu karet sejauh 500 meter sampai di Dam Tegal. Untuk STU ketiga melakukan pencarian dengan body rafting dari lokasi kejadian ke Jembatan Barongan sejauh 500 meter dilanjutkan ke Dam Tegal sejauh 500 meter.

Begitu ditemukan, jazad korban dievakuasi ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Selanjutnya jasad korban diserahkan ke Polsek Jetis sebelum diteruskan ke keluarganya untuk dimakamkan

”Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dihentikan,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, RDS , warga Pedukuhan Gabugan Kalurahan Trimulyo, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul hilang di Dam Kriyan. Korban sebelumnya mencari ikan dengan dua temannya, Senin (11/10)

Selanjutnya mereka mandi di dam Kriyan. Korban terakhir terjun ke dam dan jasadnya tidak muncul ke permukaan dan dilaporkan ke warga sekitar untuk dilakukan pencarian. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: