Terlilit Hutang, Pria Candimulyo Malah Ditipu “Wartawan” Rp 40 Juta

BNews—CANDIMULYO— Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Hal itu tepat menggambarkan kondisi Suryo Subagiyanti, 33, warga Dusun Karanglo Desa Podosoko Kecamatan Candimulyo. Bagaimana tidak, sudah terlilit angsuran, pria ini justru ditipu oknum wartawan yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Kasus ini bermula ketika Suryo mengalami masalah hutang dengan KSP Trio Artha Magelang. Dia nunggak cicilan hutang hingga akhirnya rumah miliknya.

Banari, 54, tetangganya datang dan menawarkan bantuan. Dia mengaku sebagai wartawan sekaligus Kepala Biro Magelang sebuah media asal Kendal. Kepada korban Banari menjanjikan bisa membantu menyelesaikan masalahnya dengan memberikan uang Rp 40 juta.

“Tersangka ini mengaku memiliki kenalan orang KSP sehingga dapat menangguhkan kredit milik korban dengan syarat memberikan uang senilai Rp 40 juta,” ungkapnya di Mapolres Magelang, Jumat (9/8).

Karena hutang korban terhadap KSP cukup banyak dan menunggak sehingga pihak KSP akan segera menyita agunan, maka korban menyanggupi serta memberikan uang sejumlah 40 juta rupiah kepada tersangka yang diberikan secara bertahap.

“Namun Pada bulan Mei 2019 Korban tetap didatangi oleh pihak KSP Trio artha dan menjelaskan bahwa rumah milik korban akan dilelang karena belum ada uang yang masuk ke Ksp Trio Artha,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut korban merasa ditipu oleh tersangka dan uang yang diberikan tidak sampai ke pihak KSP. “Akhirnya korban ini melaporkan kejadian tersebut Polsek Candimulyo. Setelah dilakukan penyelidikan, dan mengetahui keberadaan tersangka, anggota Polsek Candimulyo, selanjutnya mengamankan tersangka pada Rabu (31/7) untuk dilakukan pemeriksaan,” terang Eko.

Tersangka Banari mengaku uang yang dititipkan sudah habis dipergunakan untuk keperluan sehari-hari, serta mengaku tidak memiliki kenalan orang KSP. “Uang sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari,” akuntya.

Dia juga menyebutkan bahwa dirinya berprofesi sebagai wartawan, sekaligus sebagai Kabiro pada sebuah koran mingguan Nusantara Pos News di Kendal Jawa Tengah. “Saya masih aktif sebagai wartawan dan sekaligus Kabiro Magelang,” ujar Tersangka Banari.

Saat ini tersangka dan barang bukti sebuah sepeda motor milik tersangka yang dipergunakan sebagai sarana diamankan di Mapolres Magelang, guna menjalani proses selanjutnya.

“Tersangka dijerat dengan pasal Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 4 tahun dan  atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 4 tahun atau denda paling banyak sembilan ratus rupiah,” tegas Kasubaghumas Polres Magelang AKP Tugimin.(bsn/wan)

1 Comment
  1. Harry says

    lha kok koyo mas banari kuwi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: