Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Terungkap! Istri Siri di Jombang Bunuh Suami dan Sembunyikan Jasad Selama Sebulan

Terungkap! Istri Siri di Jombang Bunuh Suami dan Sembunyikan Jasad Selama Sebulan

  • calendar_month Jum, 27 Jun 2025

BNews-NASIONAL – Kasus pembunuhan sadis terjadi di Dusun Karangtengah, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dimana setelah seorang istri berinisial F (47) menyerahkan diri ke polisi usai membunuh suaminya sendiri, Lukman (45). Dimana korban dikenal sebagai pengusaha mebel asal Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno.

Jasad Lukman ditemukan dalam kondisi membusuk di dalam rumah kontrakan mereka. Korban selama ini tinggal bersama F, yang diketahui merupakan istri sirinya.

Kepala Dusun Karangtengah, Muhammad Ismail, membenarkan status hubungan keduanya. “Statusnya siri,” ujar Ismail saat dikonfirmasi awak media di kediamannya, Rabu (25/6/2025).

Ismail menambahkan bahwa pasangan tersebut telah menempati rumah kontrakan itu sejak tahun 2015.

“Sebelum saya menjabat perangkat desa, mereka sudah tinggal di sini. Sejak tahun 2015,” katanya. Ismail juga menegaskan bahwa keduanya bukan warga asli Desa Johowinong.

Pengungkapan kasus ini bermula ketika F mendatangi Polres Jombang dan mengakui telah membunuh suaminya pada 14 Mei 2025.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

“Perempuan berinisial F telah mendatangi Polres Jombang dan mengakui perbuatannya. Ia menyatakan telah menghabisi nyawa suaminya pada 14 Mei 2025,” ungkap Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas, Rabu (25/6/2025).

Karena termasuk dalam dugaan kasus pembunuhan, penanganan perkara kini diambil alih oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jombang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kepala Desa Johowinong, Rojiun Widodo, juga mengaku terkejut atas laporan tersebut. “Saya ditelepon polisi soal dugaan pembunuhan. Setelah dicek, rumah memang dalam kondisi terkunci dari luar dan sepi,” kata Rojiun kepada awak media.

Saat petugas akhirnya masuk ke dalam rumah, mereka menemukan jasad Lukman di kamar depan, tertutup oleh dua lapis kasur dan selimut. Bau busuk yang menyengat mengindikasikan bahwa korban telah meninggal lebih dari satu bulan.

Cek Video Viral dan Video Update di BorobudurNewsTV (KLIK DISINI)

“Kondisinya sudah rusak parah, jenazahnya diperkirakan sudah lebih dari satu bulan,” lanjut Rojiun.

Di sisi lain, kematian Lukman membawa duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya, termasuk sahabat kecilnya, Nur Ajemi Prasanto. Ia mengaku tak menyangka bahwa teman masa kecilnya ditemukan dalam kondisi tragis.

“Pak Lukman atau biasanya saya panggil kaji Lukman itu orangnya sangat baik. Beliau juga teman saya sejak kecil, teman main layangan. Kami juga sering ngobrol dan ketemu,” ungkap Nur Ajemi saat ditemui di rumah duka.

Saat mendengar kabar kematian sahabatnya, Nur Ajemi sempat mengira itu hanya kabar bohong. “Saya asli kaget. Saya kira bohong. Tapi setelah saya cek sendiri, ternyata benar,” ujarnya lirih.

Lukman dikenal sebagai pemilik usaha mebel di Desa Catakgayam. Meski tinggal di kontrakan Mojoagung, ia sering pulang ke Catakgayam setiap sore bersama F. “Ya terlihatnya seperti tidak ada apa-apa. Mereka itu akur dan akrab, seperti pasangan pengantin baru,” tambah Ajemi.

Namun, sejak sebulan terakhir, keberadaan Lukman mulai dipertanyakan oleh warga sekitar. Nur Ajemi mengaku sudah lama tidak melihat sahabatnya itu.

“Istrinya sering ke sini, tapi Pak Lukman tidak pernah terlihat. Sudah satu bulan lebih saya tidak bertemu beliau. Saya sempat tanya ke istrinya, katanya Pak Lukman ada di rumah,” jelasnya.

Sebagai pemilik layanan BRI Link di dekat usaha mebel Lukman, Nur Ajemi juga kerap bertemu dengan istri korban yang beberapa kali datang untuk melakukan transaksi keuangan. Namun keberadaan Lukman tetap menjadi misteri hingga kasus ini terungkap.

Kini, polisi masih mendalami motif dan kronologi pembunuhan, termasuk memeriksa sejumlah saksi dari warga sekitar. Kasus ini masih dalam tahap penyidikan oleh Satreskrim Polres Jombang. (*)

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less