Tes SKB CPNS Bisa Pilih Lokasi Pelaksanaan Sendiri

BNews–SLEMAN– Kebijakan terkait Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) yang dilakukan dengan cara CAT bagi formasi CPNS Tahun 2019 dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara. Untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19, peserta diberi lampu hijau untuk memilih lokasi CAT yang dekat dengan tempat tinggal.

Sekda Sleman Hardo Kiswoyo mengatakan keleluasaan peserta untuk mengikuti SKB CAT yang tidak jauh dari domisili peserta didasarkan pada surat Kepala Badan Kepegawaian Negara No.K 26-30/V 116-4/99. Dalam surat tersebut, peserta yang berhak mengikuti SKB wajib melakukan pendaftaran ulang.

“Yaitu memilih lokasi ujian yang paling dekat dengan domisili atau tempat tinggal,” katanya, Selasa dikutip Harjo (4/8/2020).

Pemilihan lokasi tempat ujian, katanya, sesuai dengan pilihan yang tersedia. Termasuk mengisikan alamat domisili melalui SSCN 2019 menggunakan akun masing-masing.

Pemilihan lokasi ujian mulai dari 1 Agustus 2020 lalu hingga 7 Agustus mendatang. “Peserta dapat melakukan perubahan pilihan lokasi ujian sebanyak tiga kali sebelum batas waktu yang ditentukan,” katanya.

Setelah peserta memilih lokasi tes, mulai 8 Agustus peserta dapat mencetak kartu ujian SKB melalui SSCN 2019 menggunakan akun masing-masing. Adapun jadwal SKB dengan menggunakan CAT akan diumumkan melalui website BKPP Sleman.

 “Karena ini masih pandemi Covid, kami meminta peserta untuk mempersiapkan diri dengan tetap menjaga kesehatan dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” katanya.

Hardo menambahkan, jika dalam pelaksanaan tahapan seleksi atau di kemudian hari setelah adanya

pengumuman akhir, diketahui terdapat keterangan pelamar tidak benar, maka panitia seleksi dapat menggugurkan kelulusan yang bersangkutan.

 “Keputusan ini tentu tidak bisa diganggu gugat,” katanya.

Kepala Bidang Mutasi BKPP Sleman Wiyato Widodo mengatakan jumlah peserta yang lolos untuk mengikuti SKB di Sleman sebanyak 1.594 orang. Pemilihan lokasi SKB dengan sistem CAT sesuai domisili perserta itu merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan.

“Proses pemilihan lokasi tes itu peserta memilih lokasi tes sesuai dengan domisili pelamar. Pilihan lokasi tes sesuai dengan yang tersedia di sistem sscn.bkn.go.id,” pungkasnya. (*/Lubis)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: