Tim Penggerak PKK dan Bunda Paud Tingkat Kecamatan Di Magelang Telah Dilantik

BNews–MAGELANG– Telah digelar  pelantikan tim penggerak PKK dan Bunda Paud Tingkat Kecamatan, Jumat (3/9/2021) di Aula Ki Hajar Dewantara, Disdikbud Kabupaten Magelang. Hadir dalam kesempatan tersebut mewakili Bupati Magelang, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang, Adi Waryanto mengatakan PKK bukan merupakan organisasi sosial kemasyarakatan biasa. Melainkan suatu gerakan nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah.

“Tentunya untuk mewujudkan keluarga yang beriman, sehat sejahtera, maju, mandiri, berkeadilan, memiliki kesadaran hukum dan lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut, Adi menuturkan untuk mengefektifkan pelaksanaan Gerakan PKK diseluruh tingkatan pemerintahan. Maka program yang dirancang oleh tim penggerak PKK harus mensinergikan kebutuhan masyarakat dengan kebijaksanaan.

Menurutnya,  program dan kegiatan tersebut adalah pemberdayaan masyarakat serta pemberdayaan perempuan yang dikembangkan oleh Pemerintah.

“Oleh karena itu anggota tim penggerak PKK perlu juga mengetahui dan memahami kebijakan, program dan kegiatan yang ditetapkan oleh Pemerintah melalui OPD dan Kecamatan di Kabupaten Magelang,” tutur, Adi.

Adapun 13 Ketua Tim Penggerak PKK, sekaligus Bunda Paud tingkat kecamatan yang dilantik antara lain dari Kecamatan Mertoyudan, Secang, Srumbung, Bandongan; Borobudur, Mungkid, Sawangan, Salaman, Ngablak, Muntilan, Kaliangkrik, Salam, Dukun, Tempuran, Kajoran dan Grabag.

Pada kesempatan ini, Adi juga berpesan agar Camat harus membina sepenuhnya kegiatan PKK yang berada di kecamatan. Dan Ketua TP PKK Kecamatan harus membina PKK yang berada disetiap desa agar terbina dan tercipta keluarga yang bahagia dan keluarga yang sejahtera.

Kemudian, Bunda PAUD Kecamatan harus bisa mengembangkan inovasi agar berperan aktif sekaligus sebagai mitra utama dalam Gerakan Nasional PAUD Berkualitas.

“Terakhir, terus edukasi masyarakat tentang Protokol Kesehatan, kita tidak boleh kalah oleh Covid-19 dan jangan menganggap enteng Covid-19. Jadikan peran perempuan menjadi garda terdepan bagi anggota keluarga dalam membentengi diri agar tidak terpapar virus yang kini mewabah. Dengan kata lain, rumah tangga adalah palang pintu/garda depan dalam melindungi keluarga dari penularan virus,” pungkas, Adi (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: