Tim Saber Pungli Tangkap Pegawai dan Jukir di Pasar Muntilan

BNews–MUNTILAN– Tim Saber Pungli Kabupaten Magelang dipimpin langsung oleh Ketua Pokja Penindakan AKP Gede Yoga Sanjaya berhasil menangkap tangan dua oknum pungli di Muntilan (3/2). Mereka diduga melakukan pungutan liar di pasar dan parkiran di sekitaran Pasar Muntilan Magelang.

 

Kedua oknum tersebut tertamgkap saat melakukan aksinya pada Sabtu, (3 /2), pukul 05.00 wib. Oknum tersebut yakni BH, 42 seorang PNS warga Gunungpring Muntilan dimana seharianya sebagai Pegawai Staf Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang yang di tugaskan sebagai Pemungut Restibusi Lapak di Pasar Muntilan. Satunya lagi MY, 44, Swasta, Sedayu Muntilan pelaku Pungli Pemungutan Retribusi Parkir tentang Retribusi Jasa Umum.

 

Kapolres Magelang melalui Kasubbag Humas Kompol Santosa, menerangkan bahwa dalam operasinya BH memungut Pembayaran retribusi pada pedagang Kaki Lima yang berjualan di pinggiran pasar Muntilan namun tidak memberikan Tanda Bukti Pembayaran Retribusi Pasar. ”Hal ini memunculkan dugaan pelaku melakukan pungutan liar dimana saat menariki retribusi tidak menggunakan karcis bukti retribusi,” katanya.

“Setiap penjual atau lapak di pungut retrubusi sebesar Rp.500 sampai dengan 2.000 tergantung luas lahan yang di gunakan,” imbuhnya.

 

Sedangkan tersangka MY tetangkap tangan melakukan praktik parkir di lahan pemerintah tanpa memberikan bukti karcis parkir. ”Modus operasinya pelaku memungut biaya Retribusi parkir namun tidak memberikan tanda bukti retribusi parkir dengan besar tarif yang di pungut sepeda motor roda dua penjual sayuran Rp.2.000 , Sepeda motor pengunjung pasar Rp.1.000 dan Kendaraan bermotor roda empat dipungut Rp.2000,” paparnya.

 

DPD PKS Magelang Ramadhan

Dari tangan BH petugas mengamankan beberapa barang bukti diantaranya Uang sejumlah Rp.1.246.000,Tanda bukti retribusi 2 bonggol, 1 buah KTP A.n Pelaku dan 1(satu) buah Tas kain warna coklat. Sedangkan pelaku MY berhasil diamankan barang bukti uang tunai Rp.434.000, dan 1 buah KTP Pelaku.

 

Dengan tindakannya pelaku BH telah melanggar tentang Perda Kabupaten Magelang Nomor.3 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum dan Pasal 12 huruf a UU RI No.20 Thn. 2001 ttg Perubahan UURI No.31 thn 1999 tentang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi. Sedangkan pelaku MY telah melanggar Perda Kab.Magelang Nomor 3 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum.

 

“Kedua oknum ini selanjutnya diamankan ke Polres Magelang, Dan selanjutnya akan dilakukan penyidikan oleh Satuan Reskrim Polres Magelang,” pungkasnya.(bsn)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: