Tingkatkan Produksivitas, Petani Kopi di Magelang Ikuti Bimtek

BNews—MAGELANG— Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementan RI bekerja sama dengan Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina menggelar bimbingan teknis (bimtek) Peningkatan Produktivitas Tanaman Kopi dan Strategi Pascapanen Kopi. Kegiatan dilaksanakan di Wisma Sejahtera, Kota Magelang pada Rabu (27/7/2022).

Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Vita Ervina menyebut, kopi sebagai salah satu produk agroindustri pangan yang digemari masyarakat. Tidak hanya sekedar sebagai minuman, kopi sendiri sudah menjadi budaya bagi sebagian besar masyarakat.

”Kebutuhan masyarakat akan kopi, semakin hari makin meningkat. Ini menjadi peluang besar khususnya masyarakat di Kabupaten Magelang untuk mengembangkan kopi hasil dari perkebunannya sendiri,” katanya.

Dia menjelaskan, dua tahun kebelakang, melalui aspirasinya selaku anggota Komisi IV DPR RI, 180rb bibit atau setara dengan 180 Ha dibagikan ke kelompok tani.

”Sedangkan pada tahun ini, kami fokuskan pada peningkatan produktivitas tanaman kopi yang sudah ada yakni melalui intesifikasi kopi yang luasnya mencapai 300 Ha. Kami yakin dengan bantuan tersebut dapat memberikan energi positif bagi kelompok tani. Sehingga produksi kopi di Magelang secara umum dapat meningkat,” jelasnya.

Vita juga menekankan kepada para petani kopi bisa melakukan ‘Petik Merah’. Petik merah sendiri merupakan istilah pemanenan kopi yang dilakukan setelah buah benar-benar matang, berwarna merah.

”Ini dilakukan agar biji kopi yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan seragam. Dalam dunia perkopian, produk yang biasa disebut premium ini biasanya dibanderol dengan harga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Vita memaparkan bahwa para peserta bimtek ini merupakan ketua atau perwakilan kelompok tani calon penerima bantuan intensifikasi kopi di Kabupaten Magelang beserta kepala desanya masing-masing. Dan juga penyuluh pendamping penerima bantuan yang tersebar di tujuh kecamatan di Kabupaten Magelang.

”Besar harapan saya agar kegiatan ini bisa sebagai ajang menjalin komunikasi, koordinasi, dan tentunya pengetahuan dibidang pertanian. Sehingga petani mampu meningkatkan produktivitasnya dan secara ekonomi dapat meningkatkan kesejahteraan,” paparnya. (mta)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!