Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » TNI Manunggal Kb-Kes Temanggung Dinilai Tim Provinsi Jawa Tengah

TNI Manunggal Kb-Kes Temanggung Dinilai Tim Provinsi Jawa Tengah

  • calendar_month Kam, 7 Sep 2017

BNews-TEMANGGUNG- Penilaian oleh Tim Monitoring dari Kodam IV Diponegoro atas Program TNI Manunggal KB-Kes Kabupaten Temanggung tahun 2017 dilaksanakan hari ini (7/9). Bertempat di wilayah Koramil 013 Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung didisi dengan berbagai penampilan menarik.

 

Kepala Dinas PPKBPPPA Kabupaten Temanggung Masruchi ketika mendampingi Tim Penilai TMKK Kodam IV Diponegoro menerangkan moment ini kami manfaatkan dengan berbagai acara mulai dari pemeran dan bakti social. “Kita siapkan pelayanan secara gratis bagi PUS (Pasangan Usia Subur) untuk pemasangan Implan dengan melibatkan sejumlah tenaga medis  di Mobil Unit Pelayanan (MUYA) Keluarga Berencana dan pesertanya mencapai 417 akseptor”, katanya.

Dandim 0706 Temanggung Letkol Yusuf Setiaji didampingi Bupati Temanggung Bambang Sukarno mengatakan Jajaran TNI sangat konsen dengan pelaksanaan TNI Manunggal KB-Kes karena kegiatan ini langsung menyentuh masyarakat. “Jangan lupa jumlah penduduk itu berbanding terbalik dengan luas wilayah, sehingga program KB harus berhasil”, ungkapnya.

Acara diisi juga dengan bakti social donor darah bersama. Sebanyak 100 orang dari TNI, Polri dan Pelajar ikut berpartisipasi. Ada pula stand pameran oleh PIK desa Badran, BKB desa Kemloko, BKR dari desa Kramat, BKL dari desa Sanggrahan dan UPPKS se Kecamatan Kranggan.

Dalam acara itu penampilan Bina Keluarga Lansia (BKL) desa Sanggrahan menampilan tari Wulang Gatho yang menyajikan taran kreasi jenaka dipentaskan oleh ibu-ibu Lansia. “Biar sudah tua tetapi para Lansia ini masih semangat melestarikan budaya dan terjun langsung menari di panggung”, kata Sumiyati Ketua BKL Sanggrahan.

Sementara itu Staf Pelaksana Kegiatan Pemasangan Implan dari Dinkes Temanggung Betty Herlina mengatakan, jumlah tenaga medis disiapkan 10 bidan. Namun ternyata dari asumsi peseta KB Implan yang semula hanya 200 saat ini sudah terdaftar 417 akseptor sehingga kami koordinasikan untuk menambah tenaga medis/bidan desa dari Puskesmas”, pungkasnya.—(bhp)—

About The Author

  • Penulis: BNews 1

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less