Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » TOK !! Pria yang Sandera 5 Orang di Magelang Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh Polisi

TOK !! Pria yang Sandera 5 Orang di Magelang Ditetapkan Jadi Tersangka Oleh Polisi

  • calendar_month Ming, 19 Jan 2025

BNews-MAGELANG- Seorang pria berinisial SD yang berusia 45 tahun ditetapkan menjadi tersangka atas perbuatannya.

Pria tersebut yang sempat menyandera keluarganya di sebuah serambi Masjid di daerah Desa Polengan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang.

Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata tajam (sajam).

Diketahui bersama sebelumnya, SD melakukan aksi penyanderaan terhadap lima anggota keluarganya pada Jumat (17/1/2025). Lokasinya di Masjid Al Barokah, Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Kami menginformasikan bahwa pelaku penyanderaan sudah kami tetapkan sebagai tersangka dengan peristiwa penggunaan senjata tajamnya.”

“Saat ini, yang bersangkutan sudah kami lakukan penahanan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Magelang, Kompol Muhammad Fachrur Rozi, Sabtu (18/1/2025).

Tersangka dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Terkait insiden penyanderaan, Fachrur menjelaskan bahwa motifnya diduga berasal dari ketersinggungan pribadi dan rasa sakit hati kepada kepala desa.

“Tersangka merasa terancam akan dibunuh, dan juga ada rasa sakit hati terkait masalah pribadi dengan kepala desa,” jelasnya.

Namun, keluarga tersangka memilih untuk tidak melaporkan kasus penyanderaan tersebut sehingga kepolisian hanya memproses kasus penggunaan senjata tajamnya.

Insiden penyanderaan bermula saat SD menggiring keluarganya ke masjid dengan alasan merasa terancam akan dibunuh.

Lima orang disandera, terdiri …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less