Tolak Raperpres Tata Kelola Kawasan, Masyarakat Borobudur Magelang Gelar Aksi
- calendar_month Sen, 9 Okt 2023

Aksi warga Tolak Raperpres Tata Kelola Kawasan Borobudur Magelang di depan Kantor Kecamatan Borobudur
Ketua Lembaga Adat Desa Borobudur, Jack Priyono, berharap agar pemerintah memperhitungkan kearifan lokal yang ada di Borobudur. Menurutnya, kearifan lokal ini perlu diperhatikan karena masalah yang dibahas adalah cagar budaya.
“Kami ingin agar rambu-rambu dari UNESCO juga diperhitungkan sehingga masyarakat bisa terlibat secara aktif, bukan hanya sebagai objek. Selama ini, kami hanya dijadikan objek, kapan kami menjadi subjek? Dengan melibatkan kearifan lokal, akan tercipta taman budaya di candi itu sendiri,” jelas Jack Priyono.
Dia menambahkan bahwa tujuannya bukan hanya menciptakan taman wisata, tetapi juga taman budaya yang hidup; dimana masyarakat sekitar dapat menghargai kebudayaan.
“Taman budaya ini akan mencerminkan keberagaman Borobudur dan menjadi generator ekonomi. Oleh karena itu, pengunjung tidak hanya datang ke candi, tetapi juga mengalami generator ekonomi, melihat adat istiadat, mata air; dan kehidupan lokal asli. Dengan cara ini, Borobudur menjadi lebih menarik,” tungkasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News



Saat ini belum ada komentar