Tukang Masak Positif Covid-19, Kedai Mi di Jogja Ditutup

BNews—JOGJAKARTA— Sebuah kedai yang menjual makanan cepat saji di Jogjakarta terpaksa ditutup sementara usai satu pegawainya positif covid-19. Sementara itu, dari hasil tracing para pegawai kedai mi tersebut, empat orang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test.

Camat Gondokusuman Guritno membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, seorang pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19 itu sebelumnya mengalami gejala hilang indera penciuman.

Guritno juga menyebut, sang pegawai kedai mi tersebut sudah tak bekerja sejak tanggal 15 September 2020.

”Terakhir masuk tanggal 15 sudah diminta istirahat karena dia merasa tidak enak badan. Lalu dia swab dan hasil keluar tanggal 25 September,” sebut Guritno, Kamis (1/10).

”Satu orang positif itu warga Bantul dan (di Mie Gacoan) bagian dapur,” imbuh dia.

Sementara itu, berdasarkan hsil tracing, terdapat empat pegawai yang hasilnya reaktif berdasarkan rapid test. kibat temuan tersebut, kedai mi tersebut tutup pertanggal 29 September 2020 hingga hari ini. Selama penutupan sementara itu, Dinkes Kota Jogjakarta melakukan tracing.

”Senin sore tanggal 28 September, sehingga pagi (29 September 2020) tak (saya) panggil terus mulai hari itu juga saya minta tutup sampai hari ini. Tanggal 28-29 tracing dari puskesmas dan tanggal 30 disinfektasi BPBD,” terangnya.

Loading...

”Untuk hasil rapid semua dan kebanyakan non-reaktif. Ada 30 semua karyawannya yang rapid dan empat orang reaktif,” tambah dia.

Siang tadi, pihaknya telah memanggil pengelola warung mie ayam. Mereka membahas kesiapan untuk warung tersebut kembali beroperasi besok, Jumat (2/10).

”Alhamdulillah terkondisi dan (pengelola) Mie Gacoan juga kooperatif. Tadi siang saya panggil untuk meminta mereka menerapkan protokol kesehatan secara ketat jelang buka besok,” pungkasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: