Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Untidar Magelang Gelar Wisuda Sarjana dan Ahli Madya ke 60

Untidar Magelang Gelar Wisuda Sarjana dan Ahli Madya ke 60

  • calendar_month Jum, 1 Apr 2022

BNews—MAGELANG— Universitas Tidar (Untidar) Magelang menyelenggarakan Wisuda Sarjana dan Ahli Madya ke-60 pada Kamis, (31/3/2022). Acara dilaksanakan di Gedung dr. H. Suparsono dengan protokol kesehatan serta pengawasan dari Satgas Covid-19 Kota Magelang.

Untidar meluluskan 285 wisudawan/wisudawati dari 5 Fakultas, yang terdiri dari 18 prodi yang terbagi menjadi 16 prodi Sarjana dan 2 prodi Diploma. Mahasiswa yang lulus dengan predikat Pujian/Cumlaude sejumlah 15 wisudawan.

“Setelah lulus ini kami berharap anda telah menjadi lebih kaya atau lebih baik dalam hal sudut pandang, profesionalisme, kepribadian dan akhlak. Gunakan kekayaan dan kebaikan yang telah anda miliki tersebut untuk lebih banyak lagi melakukan yang lebih banyak dan lebih baik dalam menyongsong masa depan anda,” tutur Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc., Rektor Untidar dalam sambutannya.

Rektor mengingatkan kepada seluruh wisudawan bahwa saat ini tatanan kehidupan masyarakat sudah berubah dengan cepat. Saat ini lapangan pekerjaan telah berubah, banyak sekali jenis-jenis pekerjaan yang dulunya didambakan banyak orang, sekarang telah hilang digantikan oleh mesin dan komputer.

“Banyak bermunculan lapangan pekerjaan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan orang seperti podcaster, youtuber, tiktoker, content creator, animator bahkan buzzer dan influencer,” tambahnya.

Wisudawan memiliki kebebasan untuk memilih dan melakukan pekerjaan yang disukai dan mewakili diri sendiri. Jangan takut gagal dan cobalah percaya pada diri sendiri dengan kerja keras dan dedikasi.

Wisudawan Terbaik

Rosalia Aisyiah Rahmawati meraih IPK 3,93 menjadi wisudawan terbaik pada Wisuda ke-60 ini. Mahasiswi prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untidar ini dapat menyelesaikan studinya dalam 3 tahun 6 bulan 1 hari.

“Kegagalan hanyalah rintangan kecil dalam perjuangan. Ketekunan, doa, dan kerja keras adalah kunci dalam keberhasilan,” tutur Rosalia pada saat memberikan sambutan wisudawan terbaik.

Rosalia lahir di Magelang, 15 Oktober 2000 merupakan mahasiswa Penerima Bidikmisi yaitu bantuan pendidikan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Saat ini Bidikmisi lebih dikenal dengan istilah Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

“Dulu setelah lulus SMK tidak ada niatan untuk kuliah. Inginnya langsung bekerja saja, karena tujuannya daftar SMK juga agar bisa langsung kerja karena setelah Ibu saya meninggal saya tidak tega jika harus meminta uang kepada bapak untuk kuliah. Bapak bekerja di Fotokopi dekat UNTIDAR dan saya masih mempunyai 1 adik,” tuturnya.

Setelah lulus dari SMK N 2 Magelang, Rosalia sempet bekerja selama satu setengah bulan di sebuah Departemen Store di Magelang. Mendapat informasi dari temannya, bahwa ada Bidikmisi yang bisa membantu dana perkuliahannya, Rosalia akhirnya ikut mendaftar ke UNTIDAR lewat jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Putri kedua dari Bapak Wahyudi Mardiono dan alm. Ibu Musodiqoh ini selain mengisi kegiatannya dengan kuliah dan organisasi kampus juga menyempatkan diri untuk mengajar ngaji di TPQ dekat rumahnya.

“Dahulu sempat ikut mengajar ngaji di Rofiqul a’la Secang sekarang sudah ada pondok pesantrennya. Sekarang saya masih mengajar mengajar ngaji di Taman Baca Quran mulai setelah magrib,” imbuhnya. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less