UNTIDAR Wisuda 198 Mahasiswa, Ini Harapan Rektor Prof Mukh Arifin

BNews—MAGELANG— Universitas Tidar (UNTIDAR) Magelang untuk pertama kalinya sukses menggelar upacara wisuda secara offline di gedung baru, HR Suparsono, kompleks kampus setempat. Sebanyak 198 mahasiswa dari beragam jurusan di wisuda dalam Program Pascasarjana, Sarjana dan Ahli Madya Wisuda Periode ke-57 Tahun 2021 pada Sabtu pagi, (10/4), pukul 08.00WIB.

Meski digelar di kampus sendiri, prosesi wisuda tetap digelar secara sederhana dengan mematuhi protokol kesehatan ketat. Para peserta yang terdiri dari 13 mahasiswa diploma, 181 sarjana dan empat pascasarjana nampak duduk dengan jarak satu meter, mengenakan masker serta sarung tangan latex.

Kendati dilaksanakan secara tatap muka, upacara wisuda masih belum bisa didampingi orang tua ataupun kerabat terdekat karena untuk menghindari kerumunan sesuai petunjuk Satgas Covid-19. Namun demikian, mereka bisa hadir dan melihat prosesi pemindahan tali toga melalui siaran live streaming via kanal YouTube Universitas Tidar.

Rektor UNTIDAR Prof Dr Ir Mukh Arifin MSc menuturkan, jumlah wisudawan pada periode ini lebih sedikit daripada periode sebelum-sebelumnya yakni hanya berjumlah 198 mahasiswa. Sedang jumlah mahasiswa yang mendapat predikat pujian sebanyak 12 mahasiswa.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Dengan rincian; lima mahasiswa prodi (program studi) Pendidikan Bahasa Inggris, dua mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, dua mahasiswa prodi Ekonomi Pembangunan, dua mahasiswa prodi Ilmu Asministrasi Negara dan satu mahasaswa prodi Teknik Mesin,” tuturnya dalam sambutan dihadapan para wisudawan.

Atas nama civitas akademika, Arifin memberikan selamat kepada para wisudawan karena telah selesai mengikuti satu periode program pembelajaran di UNTIDAR. Dimana tidak semua orang memiliki kesempatan ini.

Untuk sampai pada tahap upacara wisuda, mengenakan pakaian toga akademis ini membutuhkan banyak usaha, belajar, ujian, tugas, tugas akhir yang harus dikerjakan dengan serius. Serta Penuh tekad, komitmen, semangat, kesabaran dan pengorbanan yang tinggi.

”Oleh karena itu, sudah selayaknya kita berhenti sejenak untuk bersyukur dalam bentuk penyelenggaraan wisuda ini,” terangnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Setelah menempuh perjalanan pembelajaran di UNTIDAR, Arifin berharap wisudawan telah memperkaya diri dengan sudut pandang yang lebih luas, profesionalisme yang kuat dan kepribadian yang lebih baik. Selain itu, para peserta wisuda memiliki pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang jauh lebih unggul daripada rata-rata pemuda seusia.

”Sementara, anda semua lulus pada saat tatanan kehidupan mengalami turbulensi yang sangat hebat. Hal ini dikarenakan gelombang Revolusi Industri 4.0, krisis ekonomi yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19 dan berbagai gejolak sosial ikutannya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa semua lulus pada saat lapangan pekerjaan mulai berubah. Banyak sekali jenis-jenis pekerjaan yang dulunya didambakan banyak orang searang telah hilang atau tidak ada, digantikan oleh mesin dan komputer.

”Anda semua lulus saat nilai-nilai kehidupan sangat mudah dipermainkan. Nilai-nilai kebaikan dan kebenaran hanya diukur berdasarkan jumlah like dan share atau jumlah ’follower’ dalam media-media sosial,” paparnya.

”Kini saatnya Anda untuk kembali berpegang pada nilai-nilai luhur budaya, bangsa dan agama. Supaya tidak terjerumus ke dalam kehancuran,” imbuh Arifin.

Sebagai tambahan, UNTIDAR sukses melaksanakan wisuda 198 mahasiswa. Terdiri 12 wisudawan dari D3 jurusan Akuntansi dan satu dari D3 Teknik Mesin.

24 wisudawan dari S1 prodi Agroteknologi, 18 dari Ekonomi Pembangunan, 17 dari S1 Ilmu Administrasi Negara, 13 dari S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Lalu 41 dari Pendidikan Bahasa Inggris, 21 dari Teknik Elektro, 24 dari Teknik Mesin, 23 dari Teknik Sipil dan empat S2 Pendidikan Bahasa Indonesia.

Sementara Predikat wisudawan terbaik disandang oleh Ikrar Genidal Riadil, mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Wisudawan kelahiran Jakarta, 21 Oktober 1999 ini lulus pada 8 Januari 2021 dengan IPK 3,88 yang diraihnya selama tiga tahun empat bulan 22 hari masa kuliahnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: