Update Magelang : Satu PDP Meninggal Dunia

BNews—MAGELANG—Terdapat satu  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Magelang yang meninggal dunia. Hal tersebut dikonfirmasi  oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang pada hari ini (8/7/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan satu PDP yang meninggal tersebut berasal dari Kecamatan Borobudur. Selanjutnya telah dimakamkan sesuai standar Covid-19.

”Selain itu, hari ini juga ada tambahan PDP baru yang berasal dari Kecamatan Dukun,” tuturnya.

Lanjutnya, meskipun ada tambahan baru, saat ini ada empat PDP yang pulang membaik. Tiga orang berasal dari Kecamatan Salam dan satu orang dari Kecamatan Candimulyo.

Sedang jumlah kumulatif PDP hingga kini sebanyak 298 orang terdiri dari 13 dirawat, 35 meninggal dan 250 dinyatakan sembuh.  ” Untuk  orang dalam pemantauan (ODP), hari ini ada tiga yang lolos pantau dan ada dua tambahan ODP. Dengan demikian, saat ini ada 10 ODP yang masih dalam pantauan,” imbuhnya.

Sementara untuk kasus terkonfirmasi positif, pada hari ini tidak ada penambahan sehingga jumlah kumulatif pasien positif hingga kini masih tetap 145 orang.  Dengan tiga orang dirawat, 138 sembuh dan empat meninggal.

“Tiga pasien positif itu, dua diantaranya dari Kecamatan Secang dan satu lainnya dari Kecamatan Borobudur,” jelas Nanda.

Tambah Nanda, dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada. Terkait hal tersebut, pihaknya meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin.

”seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah,” ungkapnya.

“Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: