Ustadz Desa yang Jadi Korban Crane itu, Dimakamkan di Makkah

Bnews—YOGYAKARTA— Salah satu jamaah haji yang meninggal akibat tertimpa crane di Masjidil haram adalah Sriyana Sihono, warga Godean Kabupaten Sleman Jogjakarta. Pria yang dikenal sebagai ustadz sederhana itu dimakamkan di makkah.
”Kami ikhlas beliau dimakamkan di makkah,” kata anak korban Tris Adi Siswanto, dirumah duka (14/9).          
Sriyana yang merupakan guru di STM Mrican meninggalkan 3 putri dan 1 istri. Sriyana berangkat dari kloter 27 pada 30 Agustus 2015 melalui embarkasi haji Solo. Untuk naik haji dia harus mencicil 5 tahun lalu .
            Muhammad Fauzan, kakak sepupu Sriyana mengatakan, adik sepupunya ini merupakan sosok yang dipanuti di desa sekitar. Selain sebagai guru, almarhum juga dikenal sebagai ustaz di desa.

            “Dia di masyarakat jadi pembimbing dan ustaz. Saat berangkat pamitan haji dia pamitan sendiri langsung kepada masyarakat,” ujar Fauzan.
            Dia mengatakan, Sriyana sempat berpesan menitipkan keluarganya selama berada di Mekah. “Ia berpesan hanya menitipkan keluarga. Suruh diamati suruh ditengokin gitu saja. Makamkan di maktab sana kami ikhlaskan segala galanya,” kata Fauzan.
            Keluarga mendapat informasi, Sriyana Sihono menjadi korban meninggal akibat crane di Mekah pada pagi tadi melalui televisi. Keluarga sempat melakukan kontak terakhir dengan Sriyana sebelum salat Ashar. (ie)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: