Viral, Suami Digerebek Istri dan Mertua Saat Gelar Pernikahan dengan Perempuan Lain

BNews—NASIONAL— Seorang pria harus menanggung malu bukan kepalang saat pernikahannya digagalkan istri dan ibu mertua. Ia menikahi kekasih barunya, meski berstatus suami dengan dua anak.

Peristiwa ini terjadi di Thailand kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman video, terlihat seorang perempuan berbaju hitam datang sambil marah-marah dalam acara pernikahan di Provinsi Chai Nat. Ia bahkan memukul kepala sang menantu, Sarunyoo Mukaew, 34.

Aksi tersebut dilakukan di hadapan keluarga mempelai perempuan serta para biksu yang memberkati pernikahan. Dalam tayangan video, tampak para biksu bingung dengan kejadian itu, namun cuek dan tetap melantunkan doa-doa pemberkatan.

Media lokal melaporkan, sang pengantin perempuan sebenarnya sudah mengetahui bahwa pria pilihannya yang juga polisi sudah beristri. Istri sah, Nipapan Peuchpen, 33, menaruh curiga suaminya punya kekasih lain sejak setahun terakhir. Namun tak menyangka akan menikahinya.

”Awalnya Saya tidak mengira suami akan menikahi kekasihnya. Sebelum pernikahan, ia masih tinggal dengan Saya dan mengatakan akan pergi untuk bekerja pada sif malam di kantornya,” kata Nipapan, Rabu (24/2).

Ia mengaku selama ini bersikap diam dan merahasiakan perselingkuhan sang suami demi mempertahankan biduk rumah tangga. Apalagi mereka sudah memiliki dua anak perempuan.

Kabar sang suami akan menikah dengan perempuan lain didapat dari temannya sehari sebelum acara. ”Keesokan pagi, Saya mendatangi rumah perempuan itu untuk melihat apakah ada pesta pernikahan atau tidak. Saat tiba, Saya kaget dan sedih. Saya tidak pernah mengira dia benar-benar menikah,” ungkapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Ia lalu menggerebek acara itu sambil menunjukkan surat nikah kepada keluarga mempelai perempuan. Namun keluarga mengusirnya dan pernikahan dilanjutkan.

Mengetahui putrinya gagal menghentikan pernikahan, ibunya turun tangan menghampiri kedua mempelai dan menghentikan acara. Bukan hanya itu, perempuan yang sudah kalap itu lalu memukul kepala menantunya sambil mengancam akan melaporkan kejadian ini ke polisi.

”Bagaimana ia bisa melakukan ini. Untuk kekasihnya, ia perlu tahu bahwa perempuan tidak boleh menjadi perusak rumah tangga,” kesal sang mertua.

Sementara itu, Sarunyoo, kini diselidiki karena memiliki perempuan saat masih menduduki jabatan publik. Dia terancam humuman penjara jika terbukti melanggar disiplin. Undang-undang di Thailand melarang pegawai pemerintah berselingkuh.

Pejabat kepolisian setempat, Yingyot Thepjamnong mengatakan, seorang polisi yang memiliki simpanan bisa dipenjara 30 hari. ”Setiap pria yang memiliki istri dan tidak menjaga mereka sehingga menyebabkan kerugian pada istrinya akan dipenjara selama 30 hari. Lebih jauh lagi, menduplikasi pernikahan juga bisa dihukum 30 hari penjara lagi,” tegas Yingyot. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: