Sadis! Kronologi Satpam Hotel Nyaris Rudapaksa dan Peras Dokter Ranisa

BNews—NASIONAL— Seorang dokter bernama Ranisa Larasati nyaris menjadi korban rudapaksa oleh pegawai sekuriti hotel di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Korban juga menerima penganiayaan berupa pukulan di kepala dengan tangan kosong hingga kunci inggris.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes  Audie S Latuheru membeberkan detik-detik pelaku Abdul Jabar, 30, menganiaya hingga memeras dokter wanita. Indsiden tersebut diketahui terjadi di Hotel Bamboo Inn, Palmerah, Minggu pagi (20/12).

Terkait pengungkapan kasus ini, korban nyaris dirudapaksa oleh pelaku yang bekerja sebagai sekuriti di hotel tersebut. Audie mengatakan, Abdul memang sudah merencanakan berbuat jahat kepada Ranisa, yakni pemerasan dan penganiayaan. 

Di lokasi kejadian tersebut, Rania bermaksud mengikuti pelatihan sertifikasi dokter jantung selama beberapa hari yang diadakan mulai 18 Desember 2020. Pelaku mengarahkan Rania ke lantai 6 yang merupakan ruang kosong.

Pelaku Abdul melakukan pelecehan seksual kepada Ranisa di dalam lift hotel tersebut. Namun korban berusaha menepis.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Akibatnya, korban dipukul pelaku dengan tangan kosong. Tak hanya itu, Abdul juga memukuli kepala korban sebanyak sembilan kali dengan menggunakan kunci inggris yang disimpan di saku celana. 

”Lalu pelaku meminta uang Rp500 ribu dan pada saat itu korban hanya punya Rp150 ribu. Saat lift terbuka, korban ditarik ke ruang kosong dan dipukul sembilan kali dengan kunci inggris,” ungkap Audie.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Pelaku kemudian mengantar korban masuk ke dalam mobilnya. Dan mengancam agar tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada polisi dan kembali bertugas.

Kemudian massa dengan jumlah banyak mendatangi hotel tersebut. bdul yang ketakutan melarikan diri dengan memanggil ojek daring menuju rumah, kemudian melarikan diri ke Cilandak.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi menjelaskan pihaknya membuat tim khusus untuk menangkap pelaku. ”Dan di lokasi kami mendapati petunjuk berupa rekaman CCTV, alat pemukul kunci inggris dan ruangan dengan bercak darah,” ucap Arsya.

Kasus ini terungkap setelah polisi meringkus Abdul. Dia ditangkap saat bersembunyi di rumah kakak iparnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Abdul Jabar sebagai tersangka. Dia dijerat pasal percobaan rudapaksa dan penganiayaan serta pemerasan dengan Pasal 53 junto Pasal 285 KUHP dan Pasal 351 ayat 2 KUHP dan Pasal 368 KUHP dengan ancaman minimal sembilan tahun penjara. (ala/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: