Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Warga Mertoyudan Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan Gantung Diri, Ini Kronologinya

Warga Mertoyudan Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan Gantung Diri, Ini Kronologinya

  • calendar_month Sel, 20 Mei 2025

BNews-MAGELANG-– Warga Dusun Mantenan, Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang digegerkan dengan penemuan seorang perempuan yang meninggal dunia akibat gantung diri di rumah kontrakannya pada Selasa pagi, 20 Mei 2025.

Kapolsek Mertoyudan AKP Winadi mengungkapkan bahwa korban diketahui bernama TS, 65 tahun, warga asal Playen, Gunungkidul, Yogyakarta. Korban ditemukan oleh dua orang saksi yang sehari-hari mengantarnya berjualan makanan.

“Sekira pukul 07.00 WIB kami menerima laporan dari warga terkait penemuan seorang perempuan yang gantung diri di rumah kontrakan miliknya di Dusun Mantenan RT 05 RW 01,” ujar AKP Winadi.

Menurut keterangan saksi, mereka datang ke rumah korban sekitar pukul 06.45 WIB; untuk menjemput seperti biasa. Setelah beberapa kali memanggil namun tak direspons, mereka masuk ke rumah; dan mendapati korban telah tergantung di kusen pintu kamar dengan kain jarik.

Tim dari Polsek Mertoyudan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek bersama Kanit Reskrim dan Unit Reskrim tiba di lokasi tak lama setelah menerima laporan. Juga hadir tim medis dari Puskesmas Mertoyudan, Koramil Mertoyudan, serta Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Magelang.

Dari hasil pemeriksaan medis oleh dr. Aditya, ditemukan sejumlah tanda khas korban gantung diri, seperti jeratan di leher, keluar darah dari hidung, feses dan urin dari tubuh korban, serta tidak ada tanda kekerasan fisik lain.

“Selain itu, di lokasi juga ditemukan sejumlah barang yang menguatkan dugaan bahwa korban sebelumnya mencoba bunuh diri dengan cara lain. Di antaranya gelas berbau cairan pemutih, obat tikus, dan muntahan di ruang tamu,” jelas AKP Winadi.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Petugas juga menemukan sepucuk surat tulisan tangan dari korban yang berisi permintaan maaf kepada anak-anaknya. Dalam surat tersebut, korban mengaku mengalami tekanan karena terlilit utang yang tidak mampu ia lunasi.

Korban diketahui tinggal sendiri di rumah kontrakan dan sehari-hari berdagang makanan di kawasan Ruko Valencia, Mertoyudan, dengan dibantu para saksi.

Saat ini jenazah telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polsek Mertoyudan memastikan tidak ada unsur kekerasan dari pihak lain dan menyimpulkan kuat bahwa kasus ini murni bunuh diri. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less