Waspada Gangguan Pengelihatan pada Anak, PKK Kota Magelang Gelar Sosialisasi Kesehatan Mata

BNews—MAGELANG— Pandemi Covid-19 yang melanda di Indonesia berdampak pada multi sektor, termasuk kesehatan mata. Tim Penggerak PKK Kota Magelang pun secara berjenjang melakukan sosisalisasi kesehatan mata.

Tim Penggerak PKK Kota Magelang khususnya pokja 4 yang membidangi program kesehatan melakukan sosialisasi tersebut dengan bermitra bersama Dinas Kesehatan Kota Magelang.

Acara tersebut dikemas dalam bentuk Pelatihan Deteksi Dini Kelainan Mata Pada Anak Usia Sekolah Dasar bagi kader PKK Kota Magelang. Yang mana dilaksanakan di Gedung Wanita, Jalan Veteran Kota Magelang, beberapa waktu lalu, Rabu (21/4/2021).

Ketua Panitia kegiatan, dr. Rahmalina menjelaskan, pandemi Covid-19 berpengaruh sangat besar dalam kehidupan, khususnya anak-anak. Sejak pandemi mereka harus sekolah melalui online atau daring menggunakan ponsel. Sehingga secara langsung berdampak pada kesehatan mata.

“Terpaksa anak-anak harus mengikuti pelajaran dengan cara daring, sehingga berdampak pada kesehatan mata anak,” ucap Rahmalina.

Dia menyebut, kasus rabun jauh pada anak mengalami peningkatan. Oleh karenanya, melalui sosialisasi ini ia berharap dapat mendeteksi secara dini kelainan mata pada anak.

“Diharapkan rabun jauh atau kelainan mata pada anak dapat segera terdeteksi. Sasaran kami adalah anak kelas 3 – 6 SD dengan peserta sosialisasi ibu-ibu kader PKK dari seluruh Kelurahan, dan Puskemas se-Kota Magelang,” paparnya.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Sementara itu, Ketua PKK Kota Magelang, Niken Ichtiaty mengatakan bahwa melalui program ini pihaknya berharap kelainan mata pada anak bisa terdeteksi lebih dini. Hal ini sejalan dengan visi Kota Magelang yaitu menjadikan masyarakat maju, sehat dan bahagia.

“Kita semua harus mensukseskan program ini demi kesehatan anak kita, karena gangguan penglihatan tidak hanya mengancam jiwa manusia, namun juga dapat menyebabkan terjadinya disabilitas dan penurunan kualitas hidup,” ucap Niken.

Di sisi lain, Niken berharap tenaga medis di setiap Puskesmas bisa membantu program ini, karena kesehatan mata merupakan hal yang penting bagi anak.

“Mata merupakan jendela dunia, awal kita membaca dari penglihatan kita, bila terdeteksi kelainan mata sejak awal maka kesehatan mata anak kita dapat kita ketahui,” pungkasnya. (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: