Windarti Agustina: Bank Sampah Menjadikan Lingkungan Semakin Bersih dan Meningkatkan Kemandirian Ekonomi

BNews—MAGELANG— Persoalan sampah sering kali menjadi problem yang sulit diatasi bagi kota atau kabupaten di Indonesia. Namun, hal itu nampaknya sudah tidak berlaku di Kota Magelang.

Pengelolaan sampah di Kota Sejuta Bunga diklaim sudah semakin baik. Hal itu tidak lepas dari partisipasi masyarakat akan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina menilai, kesadaran masyarakatnya untuk membuang sampah pada tempatnya sudah menujukan peningkatan cukup baik. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya kelompok-kelompok masyarakat di tingkat RW yang menginisasi membentuk bank sampah.

Salah satu contoh adalah di Kelurahan Wates, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang yang baru saja mendirikan Bank Sampah ’Berkah Mandiri’. Warga setempat menyadari bermanfaatnya barang yang tidak bermanfaat. Mereka menganggap sampah sebagai barang berharga yang memiliki nilai ekonomi.

”Artinya, warga di Kelurahan Wates mampu menangkap program pembangunan Pemkot,” tutur Windarti saat meresmikan Bank Sampah ’Berkah Mandiri’ di Lapangan Segitiga RW VIII setempat, Sabtu (1/2).

Windarti berharap, pendirian bank sampah tersebut mampu menginspirasi kelurahan-kelurahan lain di Kota Magelang. Sehingga pengolahan sampah menjadi lebih baik untuk menjaga kesehatan lingkungan.

”Saya bangga dengan terbentuknya bank sampah ini. Selain menjadikan lingkungan semakin bersih, nantinya juga bisa meningkatkan kemandirian ekonomi,” harap Windarti, bangga.

Windarti mengikuti senam pagi bersama warga Kelurahan Wates, Magelang Utara.

Lurah Wates, Ravi Pagas Makalosa menerangkan, bank sampah dibentuk untuk mengelola sampah-sampah dilingungkan dan menambah silaturahmi antar warga. Bahkan, dirinya bermimpi, di bawah kepemimpinannya kedepannya setiap RT bisa membentuk bank sampah sendiri.

”Semoga kedepannya, bank sampah ini bisa menjadi juara lomba tingkat kota. Dan jangan nantinya saling menjelek-jelekan bank sampah lain, tapi malah bisa mengembangkan bersama-sama,” pungkas Ravi. (cr1/han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: