World Clean Up Day Serentak 144 Negara, Salah Satunya di Magelang

0
130
MANTAP : Apel persiapan bersih bersih massal di lapangan menoreh Salaman dalam rangka world clean up day (15/9)--(Foto--Istimewa)
MANTAP : Apel persiapan bersih bersih massal di lapangan menoreh Salaman dalam rangka world clean up day (15/9)--(Foto--Istimewa)

BNews—SALAMAN— Sebagai Hari Peringatan Bebas Sampah digelar kegiatan bersih-bersih secara serentak di 144 negara. Hari yang sering disebut World Clean Up Day yang jatuh tepat jatuh pada tanggal 15 September juga dilakukan di Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Magelang.

 

Sebanyak 750 peserta dari segala unsur mulai dari TNI, Polri, Relawan, Pelajar, Pegiat Lingkungan dan masyarakat berkumpul di lapangan Menoreh Salaman Kabupaten Magelang pagi tadi (15/9). Mereka melakukan bersih-bersih massal mulai dari lapangan menoreh salaman, terminal Salaman, Pasar Salaman dan Deret ruko sepanjang depan pasar.

 

Acara yang dibuka dan dimulai dengan sambutan Bupati Magelang Zaenal Arifin,SiP yang hadir beserta istrinya ini ikut dalam kegiatan ini. “Saya sangat apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini, hal ini menunjukan bahwa kepedulian kita terhadap lingkungan masih cukup tinggi,” katanya.

 

 

Kegiatan world clean up day harus selalu didukung untuk mewujudkan magelang yang bebas sampah. “Saya berharap ke depannya di Kabupaten Magelang dapat terbentuk kelompok kelompok peduli lingkungan yang fokus terhadap pengelolaan sampah dengan kerjasama antara masyarakat dan pemda,” imbuhnya.

 

MANTAP : Para pelajarpun ikut bersih bersih massal dalam rangka world clean up day (15/9)--(Foto--Istimewa)
MANTAP : Para pelajarpun ikut bersih bersih massal dalam rangka world clean up day (15/9)–(Foto–Istimewa)

 

Sementara ketua panitia pelaksana World clean up day, Atin Nurkhayati juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu bentuk sarana edukasi kepada masyarakat. “Masyarakat harus tahu bahwa jangan jadikan sampah sebagai musuh, tapi jadikan sampah sebagai teman yang harus kita perlakukan dengan sebagaimana mestinya agar tidak merusak lingkungan,” katanya.

 

Dalam bersih-bersih massal tersebut telah terkumpul sampah berupa sampah organik 148 kg,anorganik 298,5 kg, kaca 96 kg dan campuran 36 kg. “Dengan adanya kegiatan bersih masal ini diharapkan warga masyarakat magelang mampu mewujudkan kebersihan lingkungan sekitar dengan terus meminimalisir produksi sampah agar lingkungan dapat dinikmati oleh generasi yg akan datang,” pungkasnya. (bsn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here