2 Caleg DPRD Kabupaten Magelang Terpilih Undurkan Diri, KPU Akan Klarifikasi
- calendar_month Jum, 3 Mei 2024

Penyerahan Hasil Pleno Penetapan Anggota DPRD Kabupaten Magelang oleh KPU kepada Bawaslu Kabupaten Magelang
BNews-MAGELANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang akan melakukan klarifikasi kepada PDI Perjuangan terkait adanya 2 calon anggota legislatif (caleg) terpilih yang mengundurkan diri.
“Nanti kita akan klarifikasi kepada partai (bersangkutan-red), setelah itu kita akan menentukan langkah berikutnya,” kata Ketua KPU Kabupaten Magelang Ahmad Rofik, usai rapat pleno terbuka penetapan perolehan jumlah kursi partai politik peserta Pemilu 2024, Kamis (02/05) malam.
Dalam rapat itu, Wisnu dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan mengingatkan ada surat pengunduran diri caleg terpilih partai yang populer dengan nama partai Moncong Putih tertanggal 23 Maret 2024.
“Kami tegaskan, sampai dengan hari ini surat tersebut masih berlaku. Kami mohon kepada KPU Kabupaten Magelang untuk menindaklanjuti,” katanya.
Menurut informasi yang berkembang, ada 2 caleg terpilih dari PDI Perjuangan yang terancam tidak bisa ikut dilantik karena terbentur aturan internal partainya yang menganut sistem komandante.
Dua caleg dimaksud adalah Miftahufin dari daerah pemilihan (Dapil) 3 dan Heri Suyitno di Dapil 5.
Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Magelang telah menetapkan 50 calon terpilih; anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magelang hasil pemilihan legislatif untuk bertugas pada periode 2024-2029.
CEK BERITA UPDATE (KLIK DISINI)
Penetapan berlangsung dalam rapat pleno terbuka penetapan perolehan jumlah kursi partai politik peserta Pemilu 2024, di sebuah rumah makan kawasan Mungkid, Kamis (02/05) malam.
Rapat dipimpin Ketua KPU Kabupaten Magelang, Ahmad Rofik, dan dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Adi Waryanto yang mewakili Pj Bupati Magelang, jajaran Forkompimda, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta pimpinan partai politik.
Dalam rapat terungkap, PDI Perjuangan (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) mendominasi perolehan kursi di DPRD Kabupaten Magelang untuk masa bakti 5 tahun ke depan.
Partai berlambang Kepala Banteng Moncong Putih meraih 15 dari 50 kursi di lembaga legislatif. Berkat dukungan 274.040 pemilih, ada tambahan 2 kursi dibanding hasil Pemilu 2019 silam.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berada di urutan kedua dengan 12 kursi setelah mendapat dukungan 198.982 pemilih. Di posisi ketiga, Partai Gerindra dengan 7 kursi yang diusung oleh 113.455 pemilih.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih 6 kursi, berkat dukungan 65.204 suara. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meski meraih dukungan lebih banyak dibanding PKS, 73.168 pemilih hanya merengkuh 5 kursi.
Sementara itu, posisi Partai Golkar yang didukung 57.065 suara rakyat berhak menempatkan 4 kadernya di lembaga legislatif. Disusul Partai Demokrat yang mampu mempertahankan 1 kursi.
Menurut Ahmad Rofik, angka partisipasi dalam Pemilu 2024 di Kabupaten Magelang mencapai 89.5%. Angka itu melampaui tingkat partisipasi pada Pemilu 2019 sebesar 86.5%.
Jumlah warga masyarakat yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 adalah 1.007.591 orang.
“Tingginya angka partisipasi itu sebagai petunjuk bahwa kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya makin meningkat,” katanya. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar