2 Pelaku Pembobol ATM dalam Minimarket di Magelang Tertangkap, Begini Modusnya

BNews—MAGELANG—  Polres Magelang berhasil menangkap dua pelaku pencurian Anjungan Tunai Mandiri (ATM) salah satu bank milik pemerintah di dalam minimarket di Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Kedua pelaku merupakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kapolres Magelang, AKBP Ronald A Purba mengungkapkan, pelaku berinisial RA (35) warga Bantul, DIY dan ARW (26) warga Sleman, DIY. Dalam kesehariannya, keduanya merupakan driver online.

Pencurian terjadi pada Jumat (13/8/2021) pagi. Kurang dari 24 jam, tim dari Satreskrim Polres Magelang dan Subdit Jatanras Polda Jateng berhasil mengamankan kedua pelaku dan sebagian besar barang bukti.

”Pelaku ini masuk ke minimarket ketika tutup. Memanjat tembok samping minimarket, mengelas atap seng, memutus kabel CCTV. Keduanya masuk melalui platfon Gudang bahkan memiloks kamera CCTV,” katanya, saat ungkap kasus pencurian ATM, di Mako Polres Magelang pada Minggu (15/8/2021).

Sesampainya di dalam minimarket, lanjut Ronald, pelaku mengelas mesin ATM yang baru diisi oleh pihak bank sekitar Rp 500 juta. Berdasarkan hasil audit pada saat olah TKP, kerugian mencapai Rp 470 juta.

”Pelaku ditangkap di Sleman, Jogja. Saat itu ada upaya-upaya untuk melakukan perlawanan sehingga dilakukan penindakan tegas oleh penyidik yang saat itu melakukan penangkapan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ronald mengatakan, pelaku sebelumnya telah melakukan tiga kali percobaan pencurian serupa namun baru tertangkap kali ini. Berdasarkan pengakuan perlaku, mereka melakukan aksi pencurian karena terlilit hutang.

”Mulai dari perencanaan sampai selesai dan bagi hasil ya mereka berdua. Uang ini untuk membayar hutang, membeli mobil dan membeli pakaian,” kata dia.

Tambah Ronald, uang yang diamankan petugas ada Rp 113 juta. Kemudian mobil BMW 318i dan beberapa pakaian yang dibeli dari uang hasil curian. Dari pengakuan pelaku, banyak uang yang dicuri untuk membayar hutang namun kini masih diselidiki.

Download Aplikasi BorobudurNews (Klik Disini)

Kasatreskrim Polres Magelang, AKP M Alvan menambahkan, salah satu pelaku ditangkap di rumahnya dan satu lainnya di tempat menginap pada Sabtu (14/8/2021) sekira pukul 02.00 WIB. Sebelumnya, pelaku melakukan percobaan di Kebumen pada awal bulan Agustus, Kalinegoro, Mertoyudan, Magelang pada 7 Agutus dan ketiga di Sukoharjo pada 9 Agustus.

”(Sebelum beraksi) pelaku ini memantau lokasi sekira pukul 21.00 WIB menjelang tutup minimarket. Pelaku berangkat dari Jogja, kemudian sempat menginap di salah satu hotel di Kota Magelang, melakukan survei, bertemu dan melakukan aksi,” imbuhnya.

Barang bukti yang diamankan berupa mobil BMW 318i (dibeli dari uang hasil curian), Uang tunai Rp 113 juta, mobil Suzuki Ertiga (sarana), satu tabung LPG 3 kilogram, satu set alat las, dua buah botol air, satu gunting, satu linggis, satu korek api gas, satu kaleng pilox warna hitam, pakaian tersangka, satu buah martil, satu buah sarung, beberapa pakaian dan satu pasang sepatu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Salah satu pelaku, ARW, mengaku bahwa mobil yang dibeli dari uang hasil curian seharga Rp 90 juta denga cash. Sedangkan pelaku RA, mengaku membayar hutang hampir Rp 180 juta dan sudah dibayar.

“(sasaran ATM) karena uangnya banyak. Belajarnya dari Youtube sejak satu bulan, belajar dari nol,” aku RA. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: