219 Anak di Magelang Melakukan Pernikahan Dini

BNews–MUNGKID– Pernikahan dini di Kabupaten Magelang tahun 2019 meningkat dibandingkan tahun lalu. Pengadilan Agama Kota Mungkid mencatat 219 pernikahan dini di tahun 2019.

“Peningkatan tersebut sejak berlakunya Undang-undang no 16 tahun 2019. Dimana dalam peraturan tersebut mewajibkan batas usia pernikahan minimal 19 tahun bagi perempuan dan laki-laki,” ungkap Masrukin selaku Humas Pengadilan Agama Kota Mungkid (30/12).

Disebutkannya bahwa sebelum penetapan undang-undang, hanya ada 69 kasus di tahun 2018 lalu.
“Undang-undang tersebut baru disahkan pada tanggal 14 oktober 2019. Setelah itu ada peningkatan cukup signifikan terjadi selama bulan november sampai desember ini sebanyak 150 pernikahan dini,” imbuhnya.

Disebutkan pernikahan dini tersebut rata-rata anak berusia belia mulai 15-16 tahun. “Pernikahan dini ini terjadi kebanyakan disebabkan karena hamil diluar nikah, itu yang paling dominan,” tegasnya.

Masrukhin menambahkan, perizinan pernikahan dini harus ada surat permohonan dispensasi kawin dari Pengadilan Agama. Sebagaimana yang tercantum di undang-undang.

“Dispensasi adalah pemberian hak kepada seseorang untuk menikah meskipun usianya belum mencapai 19 tahun.
Setelah pengadilan agama memberikan surat permohonan dispensasi kawin, baru dikembalikan ke KUA untuk dinikahkan,” pungkasnya. (*)

Penulis : Wahid Fahrur Annas
Edt : bsn

Loading...

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: