Lewat Medsos Pelajar SMA di Magelang Diajak Perangi Hoax

BNews—KOTA MAGELANG– Media sosial (Medsos) bukan lagi sebatas platform yang menghubungkan sesama individu dalam bersosial. Namun juga menjadikan bahaya besar bagi sosial itu sendiri.

Tidak asing, ribuan isu baik positif maupun negatif terbentuk karena media sosial digital yang beberapa tahun belakangan marak digunakan. Cyber bullying, cyber crime, berita hoax, penipuan, dan kasus SARA, serta perang demokrasi dan politik kerap terjadi.

Kejahatan melalui media sosial digital sangat berdampak pada pola pikir dan perilaku masyarakat secara instan. Kasus-kasus tersebut tanpa terasa dapat memecah belah komponen sosial dan masyarakat yang dalam jangka panjang berdampak pada keutuhan negara.

Dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan bekal yang baik, maka diadakan acara seminar penyuluhan kajian komunikasi, media, dan hubungan masyarakat yang bertempat di Aula SMA Negeri 3 Kota Magelang. Acara ini diselenggarakan oleh sekelompok mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi President University.

Kegiatan seminar yang dilaksanakan Selasa, 12 November 2019 yang bertajuk “Generasi Z Bijak Dalam Bermedia Sosial dan Berinovasi di Era Globalisasi”. Materi tersebut yang dibawakan oleh sekelompok mahasiswa Prodi Komunikasi.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi dasar pengetahuan tentang penggunaan media sosial yang tepat.Tidak hanya itu, kegiatan ini sangatlah penting untuk mengasah skill Public Speaking yang merupakan kewajiban sebagai mahasiswa komunikasi itu sendiri.

Acara inti dalam seminar ini terbagi menjadi 2 yaitu pemberian materi oleh mahasiswa dan pemberian materi oleh Ristanto, S.I.Kom dan Desi Ria Listiowati, S.E selaku perwakilan dari Humas Pemerintah Kota Magelang. Pada sesi pertama, mahasiswa memberikan informasi yang menjelaskan tentang pengertian komunikasi dan sosial media, etika bersosial media, cara mengembangkan minat dan bakat, serta menjelaskan tentang inovasi yang dapat digali melalui media sosial.

Pada sesi kedua, materi disambung oleh Bapak dan Ibu perwakilan Humas Kota Magelang. Dala sesi tersebut dijelaskan fenomena komunikasi di era digital, hoax, bahaya dan dampak negatif penggunaan media sosial yang tidak tepat dan cara menanggulanginya, serta contoh output positif yang dihasilkan dari penggunaan media sosial yang tepat.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS UNTUK HANDPHONE KALIAN GRATIS (KLIK DISINI)

“Kalau kita membagikan informasi pribadi secara sembarangan di medsos dan kita unggah, ketika ada tindakan kejahatan hal tersebut dapat disalahgunakan,” ujar Ristanto.

“Kita harus berperan mendidik masyarakat untuk bisa lebih arif dan bijaksana dalam menerima setiap informasi yang ada,” tegasnya.

Tidak hanya bekerja sama dengan Humas Pemkot Magelang, panitia yang merupakan mahasiswa itu sendiri pun turut bekerjasama dengan SMA Negeri 3 Kota Magelang. Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Kepala Sekolah, Guru, dan seluruh siswa-siswi IPS kelas 12 sebanyak kurang lebih 100 orang.

Sementara Ketua panitia seminar, Bayu mengungkapkan bahwa di era sekarang ini platform media sosial sangat banyak dan masyarakat semakin rentan. Hal itu jika kita semua tidak menyaring informasi.

“Kita harus bijak bersosial media, seperti melontarkan pendapat, menjaga etika yang baik di media sosial. Hal tersebut sangatlah membahayakan bagi perkembangan diri masyarakat jika dalam menggunakan media sosial berbasis internet jika tidak didasari oleh pengetahuan yang baik,” paparnya.

“Seminar ini kami tujukan untuk generasi Z untuk lebih pintar dan bijak menggunakan medsos dan juga menjadikannya wadah untuk berinovasi bagi dirinya,” pungkasnya.(bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: